Senin, 25 Juni 2018

Ilmu Agama Islam Jokowi Jauh Lebih Dalam Ketibang Ilmu Agama Islam Partai Islam !! Itu Pasti !!

Ilmu Agama Islam Jokowi Jauh Lebih Dalam Ketibang Ilmu Agama Islam Partai Islam !! Itu Pasti !!

seword.com

Jun 25, 2018 3:36 AM

Semua ummat Islam pasti tahu kalimat "Habluminallah Habluminanas", dan saya yakin, semua ummat Islam tahu pula arti dari Habluminallah Habluminanas. Tapi... saya tidak yakin jika semua ummat Islam tahu apa makna dan bagaimana mengimplementasikan Habluminallah dan Habluminanas ini.

Lihat saja di media sosial atau di sekeliling kita, bagaimana manusia Indonesia mengalami ketimpangan yang jomplang dalam mengimplemtasikan wasiat Rosullulah itu....

Apa yang saya pahami dari apa yang saya lihat tentang mereka yang sekarang seolah kecanduan agama Islam adalah MEREKA MELUPAKAN BAHWA AGAMA ISLAM ADALAH AGAMA YANG RAHMATAN LIL ALAMIN. Yaaa... mulut mereka mengatakan bahwa agama Islam adalah Agama yang Rahmatan Lil Alamin, mulut mereka mengatakan bahwa kata Islam itu sendiri berarti DAMAI, dari mulut mereka mengatakan bahwa Allah Maha Kuasa.

Tapi perilaku dan perkataan orang-orang yang kecanduan agama ini sama sekali tidak mencerminkan apa yang mereka pelajari dan yakini. Sok paling bener, sok mengkafirkan orang, sok merasa sudah jadi ahli surga makanya mengejek, menghina dan mengfitnah seolah halal dan tidak berdosa bagi mereka.

Saya membicarakan keadaan Indonesia saat ini, dimana AGAMA DIJADIKAN ALAT UNTUK MENCAPAI TUJUAN POLITIK oleh mereka yang mengaku paling beragama. Dan juga ormas-ormas yang menggunakan agama untuk menghalalkan "CARA". Mereka menamakan diri mereka Laskar pembela Islam...

Namun pertanyaannya, kalau mereka meyakini bahwa Allah Maha Kuasa dan Islam adalah agama Allah, kenapa mereka harus membela Islam??? Jawabannya sederhana : Karena keyakinan mereka sangat lemah !! Hanya orang yang berkeyakinan lemah yang akan marah ketika agamanya dihina.

Coba lihat Ummat Kristiani.... gerejanya dirusak, tuhannya dilecehkan, isi kitabnya diejek-ejek, bahkan ummatnya dicelakakan hingga dijemput ajal... apa kemudian ummat Kristiani terlihat gusar?? Laku melakukan unjuk rasa besar-besaran di depan Istana ??? Tidaaaaaak.... karena keyakinan ummat kristiani atas agamanya, atas Tuhannya, atas Kitabnya, sangat kuat dan tidak akan berubah sedikitpun walaupun gereja mereka dirusak sampai dibom di beberapa tempat.

Sedangkan Ummat Islam yang kecanduan oleh keislamannya.... ??? Jangankan mesjid yang dirusak, baru saja satu ayat diucap dan inipun mereka yang gagal paham, murkanya kemana-mana sampai mengancam-ancam akan makar dan melengserkan kepala negara. Masya Allah....

Alhamdulilllah... saya bukan bagian dari mereka. Alhamdulillah hati dan pikiran saya tetap tenang dan terlepas dari rasa marah karena saya sangat meyakini bahwa agama Islam yang saya peluk, tidak akan rusak hanya karena ejekan, hinaan. Saya benar-benar meyakini Kitab Alquran itu dijaga langsung oleh Allah dan Islam itu harus memberi kedamaian, membimbing saya untuk selalu berada di jalan yang benar dan "guidence" untuk bisa tiba di masa depan.

Dan hari ini adik saya menelpon dan bercerita bahwa kedua kakak ipar kami tidak akan memilih Jokowi di Pilpres nanti dengan alasan yang sama yang sering dikatakan oleh kader dan simpatisan PKS. Katanya, "Apaan milih Jokowi !!?" Saya senyum saja tapi dalam hati saya tidak habis pikir menemukan kedua kakak saya ternyata tidak pintar.

"Mungkin mereka pikir dengan pro pada PKS, mereka akan diberi sertifikat surga dari Neno Warisman..." itu kelakar saya. Adik saa tertawa. Lalu saya bilang....

"Saya memilih Jokowi karena ilmu sedekah, ilmu sabar dan ilmu ikhlas Jokowi jauh lebih dalam ketibang ilmu sedekah orang-orang PKS apalagi orang Gerindra. Ga usah banyak bicara soal masuk surga, KARENA MASUK YANG SURGA ITU CUMA DIA SENDIRIAN GA BAKAL BISA NGAJAK ANAK DAN CUCUNYA. SEDANGKAN MEMBERIKAN SUARA SAYA PADA JOKOWI YANG JELAS BEKERJA MEMBANGUN NEGARA ITU JUGA SEDEKAH, TAPI SEDEKAH SAYA BISA DINIKMATI ANAK DAN CUCU KELAK KETIKA SAYA SUDAH MATI. Lagian apa mungkin Habluminallah seseorang itu bagus jika Habluminanasnya jelek??"

Ya, Jokowi sudah mengajarkan saya cara bersedekah yang bisa bermanfaat bagi anak dan cucu saya. Jokowi juga mengajarkan saya untuk bersabar dan tidak membalas semua ejekan dan hinaan yang dilemparkan lawan pada dirinya. JOKOWI MENJADI SURI TAULADAN SAYA DALAM BERSIKAP DAN BERTINDAK.

Jika ilmu sedekah, ilmu ikhlas dan ilmu sabar Jokowi tidak sedalam sekarang, percayalah Indonesia pasti sudah perang !!! Sementara mereka yang menyebut dirinya partai agama, ormas agama, orang-orang yang selalu memimpikan surga, mereka lupa bahwa surga di akherat hanya bisa didapat jika mereka berhasil mendirikan surga mereka di dunia. Itu sebabnya Allah menamai agamanya dengan kata ISLAM yang berarti damai. Karena di surga itu yang ada hanya kedamaian dan bukan kegaduhan.

Saya yakin, di surga nanti tidak ada orang-orang yang mengejek-ejek, menghina-hina apalagi menfitnah.... TAPI kalau MISALNYA ada... wah bisa jadi waktu hidupnya dulu, dia itu simpatisan partai.... Ah sudahlah....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar