Minggu, 31 Maret 2019

Mantan Rekan Seangkatan Prabowo Geleng-geleng Lihat Debat Pilpres: Na’uzubillahiminzalik

Mantan Rekan Seangkatan Prabowo Geleng-geleng Lihat Debat Pilpres: Na’uzubillahiminzalik

pojok satu

Apr 1, 2019 1:24 AM

POJOKSATU.id, JAKARTA – Mantan rekan seangkatan Prabowo Subianto di AKABRI, mengaku heran dan tak habis pikir dengan pernyataan calon presiden nomor urut 02 itu di debat pilpres, Sabtu (30/3/2019) kemarin.

Menurut mantan Aster Kasad Mayjen TNI (Purn) Saurip Kadi itu, Prabowo sama sekali tidak menunjukkan pemahaman yang matang tentang pertahanan negara, khususnya dalam menghadapi ancaman.

Saurip menjelaskan, dasar penyusunan rencana pertahanan di seluruh dunia adalah ‘hakikat ancaman’ yang tidak lain adalah hasil perkiraan intelijen strategis. Baik jangka pendek, menengah dan panjang.

Karena itu, atase pertahanan di setiap Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) memasok informasi ke tanah air.

“Di setiap kedutaan besar negara mana pun dilengkapi atase pertahanan dari ketiga angkatan, sehingga dasar penyusunan hakikat ancaman benar-benar valid.”

“Sama sekali bukan asumsi apalagi halusinasi. Mereka badan pengumpul keterangan yang resmi dibiayai negara,” ujar Saurip di Jakarta, Minggu (31/3/2019).

Saurip pun mengingatkan segenap keluarga besar TNI untuk menggunakan hak pilih berdasarkan hati nurani.

Penulis buku ‘TNI-AD: Dahulu, Sekarang, dan Masa Depan’ itu juga mengajak para pensiunan tentara melihat rekam jejak Prabowo di kemiliteran.

“Apa yang dicari di hari tua? Haruskah para pensiunan tega membiarkan TNI kembali menanggung aib karena prajurit harus menghormat dengan sangkur terhunus kepada mantan petinggi TNI yang berhenti dari dinas aktif, karena dipecat? Na’uzubillahiminzalik,” ucapnya.

Ia juga menambahkan, memang sulit untuk tidak menempatkan Prabowo sebagai bagian dari keluarga besar TNI.

Namun, lanjutnya, para purnawirawan wajib menjaga TNI sebagai almamater tempat para prajurit menyerahkan jiwa dan raga untuk kejayaan NKRI.

“Kecuali bagi mereka yang tidak merasa penculikan aktivis bukan aib bagi TNI,” katanya.

Lebih lanjut Saurip mengatakan, seorang prajurit militer sama sekali tidak pernah diajarkan bahwa rakyat, apalagi para aktivis, dianggap sebagai musuh negara.

“Jenderal Besar Sudirman, para pendiri TNI serta para pelatih di akademi militer tidak pernah mengajarkan rakyat apalagi aktivis demokrasi sebagai musuh negara, sehingga mereka sah untuk diculik,” tuturnya.

Tokoh asal Brebes, Jawa Tengah itu juga menyerukan bahwa pemilu sama sekali bukan perang. Ia menekankan, pemilu adalah sarana demokrasi untuk memilih pemimpin setiap lima tahun sekali.

“Untuk itu, pilihlah capres yang nyata-nyata terbukti berani dan berhasil memberantas megakorupsi, mafia tambang serta migas seperti Petral, Freeport, Newmont, Blok Rokan dan Mahakam.”

“Selain itu juga mampu membangun rasa Indonesia melalui kualitas pelayanan dan infra-struktur yang sama untuk seluruh wilayah Indonesia,” pungkas Saurip.

Mantan Rekan Seangkatan Prabowo Geleng-geleng Lihat Debat Pilpres: Na’uzubillahiminzalik

Mantan Rekan Seangkatan Prabowo Geleng-geleng Lihat Debat Pilpres: Na’uzubillahiminzalik

pojok satu

Apr 1, 2019 1:24 AM

POJOKSATU.id, JAKARTA – Mantan rekan seangkatan Prabowo Subianto di AKABRI, mengaku heran dan tak habis pikir dengan pernyataan calon presiden nomor urut 02 itu di debat pilpres, Sabtu (30/3/2019) kemarin.

Menurut mantan Aster Kasad Mayjen TNI (Purn) Saurip Kadi itu, Prabowo sama sekali tidak menunjukkan pemahaman yang matang tentang pertahanan negara, khususnya dalam menghadapi ancaman.

Saurip menjelaskan, dasar penyusunan rencana pertahanan di seluruh dunia adalah ‘hakikat ancaman’ yang tidak lain adalah hasil perkiraan intelijen strategis. Baik jangka pendek, menengah dan panjang.

Karena itu, atase pertahanan di setiap Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) memasok informasi ke tanah air.

“Di setiap kedutaan besar negara mana pun dilengkapi atase pertahanan dari ketiga angkatan, sehingga dasar penyusunan hakikat ancaman benar-benar valid.”

“Sama sekali bukan asumsi apalagi halusinasi. Mereka badan pengumpul keterangan yang resmi dibiayai negara,” ujar Saurip di Jakarta, Minggu (31/3/2019).

Saurip pun mengingatkan segenap keluarga besar TNI untuk menggunakan hak pilih berdasarkan hati nurani.

Penulis buku ‘TNI-AD: Dahulu, Sekarang, dan Masa Depan’ itu juga mengajak para pensiunan tentara melihat rekam jejak Prabowo di kemiliteran.

“Apa yang dicari di hari tua? Haruskah para pensiunan tega membiarkan TNI kembali menanggung aib karena prajurit harus menghormat dengan sangkur terhunus kepada mantan petinggi TNI yang berhenti dari dinas aktif, karena dipecat? Na’uzubillahiminzalik,” ucapnya.

Ia juga menambahkan, memang sulit untuk tidak menempatkan Prabowo sebagai bagian dari keluarga besar TNI.

Namun, lanjutnya, para purnawirawan wajib menjaga TNI sebagai almamater tempat para prajurit menyerahkan jiwa dan raga untuk kejayaan NKRI.

“Kecuali bagi mereka yang tidak merasa penculikan aktivis bukan aib bagi TNI,” katanya.

Lebih lanjut Saurip mengatakan, seorang prajurit militer sama sekali tidak pernah diajarkan bahwa rakyat, apalagi para aktivis, dianggap sebagai musuh negara.

“Jenderal Besar Sudirman, para pendiri TNI serta para pelatih di akademi militer tidak pernah mengajarkan rakyat apalagi aktivis demokrasi sebagai musuh negara, sehingga mereka sah untuk diculik,” tuturnya.

Tokoh asal Brebes, Jawa Tengah itu juga menyerukan bahwa pemilu sama sekali bukan perang. Ia menekankan, pemilu adalah sarana demokrasi untuk memilih pemimpin setiap lima tahun sekali.

“Untuk itu, pilihlah capres yang nyata-nyata terbukti berani dan berhasil memberantas megakorupsi, mafia tambang serta migas seperti Petral, Freeport, Newmont, Blok Rokan dan Mahakam.”

“Selain itu juga mampu membangun rasa Indonesia melalui kualitas pelayanan dan infra-struktur yang sama untuk seluruh wilayah Indonesia,” pungkas Saurip.

Elektabilitas Jokowi Longsor, Luhut Panik

Elektabilitas Jokowi Longsor, Luhut Panik

law-justice.co

Mar 31, 2019 2:04 PM

Menteri Koordinator Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan (Foto: Tribun)

Jakarta, law-justice.co - Aura kepanikan itu tak bisa ditutupi lagi. Belakangan ini, Luhut Binsar Panjaitan sibuk menahan longsornya elektabilitas calon presiden Joko Widodo. Dia, misalnya, mengajak para purnawirawan agar mendukung sang petahana.

“Ada kelompok-kelompok yang ingin mengganti Pancasila,” tulis Luhut mencoba merogoh patriotisme para pensiunan tentara.

Surat Luhut ini beredar luas di media sosial. Luhut hendak menempatkan para pemilih Prabowo sebagai orang yang bakal mengganti Pancasila.

Di sisi lain, sebagai menko, tidak jelas apa yang dikerjakan Luhut terhadap sektor yang ia bidangi. Dia seringkali lebih banyak mengurus hal-hal yang bukan tanggung jawabnya. Ya, seperti yang disebutkan di atas tadi, menjelang musim coblosan ini, Menko Maritim itu lebih banyak bertugas menahan agar elektabilitas sang petahana tidak merosot terus. Dia bertugas meredam gelombang yang memaksa pendukung Jokowi berimigrasi ke 02, mendukung Capres-cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno.

Itu sebabnya, belakangan ini juga sibuk melobi habis-habisan perusahaan penerbangan agar menurunkan tarif. Ia juga mendesak Menteri Perhubungan agar membuat aturan yang bisa memaksa maskapai menurunkan tarifnya.

Luhut sadar benar, mahalnya harga tiket pesawat bisa menggerogoti elektabilitas inkamben. Sudah begitu masih dikenakan tarif bagasi. Biaya paket kargo pun menjadi terkerek.

Harga tiket yang mahal menjadikan orang enggan melakukan perjananan udara. Akibatnya sektor pariwisata terpukul. Hotel-hotel kosong. Ekonomi makro pun terganggu.

Harga kargo yang mahal menjadikan pedagang tidak bisa membawa dagangannya ke luar daerah dengan cepat. Akibatnya, petani juga terpukul karena para pedagang makin sedikit melakukan pembelian, itupun dengan harga yang rendah.

Dampak mahalnya harga tiket menjadi bergelombang. Ujung-ujungnya jelas merontokkan elektabilitas petahana. Petani, pedagang, pengusaha hotel, dan orang-orang kebanyakan ogah memilih pemimpin yang tidak becus mengendalikan harga-harga.

Sektor ini harusnya menjadi urusan Menteri Perhubungan. Andaikan menko mesti terlibat, maka harusnya Menteri Perekonomian, Darmin Nasution.

Bukan hanya itu. Luhut juga ikut campur urusan luar negeri. Belum lama ini, ia menyampaikan ancaman kepada Uni Eropa. Ia bilang akan keluar dari Kesepakatan Paris. Pernyataan tersebut sebagai retaliasi atau langkah perlawanan atas keluarnya delegated act Komisi Uni Eropa (UE) terkait diskriminasi kelapa sawit.

Lalu, apa pula hubungan sawit dengan elektabilitas petahana?

Gara-gara tindakan Benua Biru itu harga sawit di pasar internasional jatuh. Longsornya harga sawit dunia menghajar petani sawit Indonesia. Kelapa sawit saat ini menyerap 7,5 juta orang secara langsung dan ditambah 12 juta orang secara tidak langsung. Celakanya, sejarah buram perkelapasawitan Indonesia hanya terjadi di masa Jokowi.

Harga sawit di tingkat petani berada di bawah biaya memanen. Akibatnya, jutaan petani menderita. Mereka teriak. Apesnya, Presiden Jokowi justru menyarankan mereka mengganti bertanam durian, petai atau jengkol. Jelas saja semua itu membuat petani gregetan, “Siapa sudi pilih Jokowi”.

Lagi pula, apa urusan Luhut dengan Kesepakatan Paris?

Cara diplomasi Luhut yang menantang justru membuat Indonesia menjadi bahan tertawaan. Sekadar mengingatkan saja, di bawah kesepakatan iklim Paris, Indonesia telah berkomitmen untuk mengurangi emisi gas rumah kaca tanpa syarat sebesar 29% dan secara kondisional sebesar 41% pada 2030. Komitmen itu dinyatakan Jokowi.

Komitmen seorang presiden mestinya tidak dapat serta merta dibantah oleh seorang menteri. "Ini jadinya kontradiktif, presiden menyatakan terlibat menurunkan emisi tingkat global, menteri lakukan itu demi kepentingan perdagangan dan ekonomi dan bukan mewakili kepentingan rakyat, tapi kepentingan korporasi sawit," ujar Yuyun Harmono, Manager Kampanye Wahana Lingkungan Hidup Indonesia.

Masuk akal apa yang dibilang ekonom senior Indef, Faisal Basri. Ia menyarankan permasalahan dengan Uni Eropa, sebaiknya diselesaikan melalui satu pintu dan diserahkan ke Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, bukannya Luhut. "Kalau ada apa-apa ini bukan urusan sekedar sawit, tapi urusan diplomasi secara keseluruhan. Kalau yang diplomasi Luhut, panas terus. Kalau ibu Retno kan sejuk," katanya.

Selain urusan diplomasi, urusan sawit memang urusan elektabilitas. Jadi, biarkan Luhut bermanuver. Kini, harga bawang merah dan bawang putih juga sedang meroket dari belasan ribu per kilo menjadi Rp50-60 ribu per kilo. Pemerintah telah memutuskan menunjuk Bulog untuk mengimpor 100 ribu ton bawang putih. Boleh jadi, urusan bawang ini juga membuat Luhut pening. Karena bagaimana pun jika harga komoditas urusan dapur tak terkendali, emak-emak takkan sudi mendukung Jokowi. Itu bermakna gawat. Karena bila itu terjadi maka tak akan ada lagi Presiden Jokowi rasa Luhut Binsar Panjaitan. Aduh!

Rabu, 27 Maret 2019

JANGAN TERUS MEMBOHONGI PASIEN

*JANGAN TERUS MEMBOHONGI PASIEN*

MAKIN subur terapi alternatif apa saja, makin tersesat pasien dalam berobat.
Dan itu terjadi di sini. Hampir tiap hari beredar broadcast di media sosial ihwal terapi yang tidak jelas.
Bawang putih dicampur jahe dan kismis direndam anggur merah bisa merontokkan tumpukan lemak pembuluh jantung.
Untuk tujuan yang sama bisa dilakukan dengan minum air kelapa porsi besar selama dua minggu. Jamur kuping menurunkan kolesterol. Buah atep, menyembuhkan penyakit lutut, kalung menyembuhkan stroke, gelang mengobati encok, banyak lagi yang tidak masuk nalar medis, dan ini terbilang dark number. Tidak tercatat berapa pasien yang sudah menjadi korban. Mengapa semua itu bohong?
_Medis belum menemukan obat atau cara yang mampu meluruhkan tumpukan lemak (plaque) yang melekat erat pada pembuluh darah,_ selain dengan cara dikerok. Cara mengerok pun belum ditemukan.
Juga belum ada bukti ilmiah racikan di atas dan jamur kuping menurunkan kolesterol. Penyakit lutut lebih dari satu, buah atep belum punya bukti ilmiah, dan buah atep untuk penyakit lutut yang mana?
_Untuk bisa sembuh dari stroke, sel otak yang mati akibat serangan stroke harus bisa dihidupkan kembali_.
Lalu bagaimana hebatnya kalung berkhasiat terhadap kondisi sel otak yang sudah mati, ketika medis belum menemukan obat dan caranya.
Encok sendiri ada bermacam-macam, bagaimana penjelasan medisnya gelang berkhasiat bisa menyembuhkan misal encok sebab asam urat, atau encok sebab kelainan darah yang seturut medis hanya bisa dilawan dengan obat.
Melihat tak sedikit pasien kita tersesat dalam berobat, konon disinyalir, makin banyak pasien kanker kita gagal ditolong medis hanya lantaran pasien mampir-mampir dulu di orang pinter, atau memilih terapi entah apa. Ketika kanker masih stadium awal, mestinya dengan mudah medis menyembuhkan.
Namun karena mampir dulu di orang pinter, bertahun-tahun dengan ongkos yang belum tentu kecil, lalu tidak sembuh, baru beralih ke dokter. Dokter angkat tangan karena kankernya sudah telanjur lanjut.

*Belajar skeptik terhadap pengobatan.*

Masyarakat perlu belajar skeptik terhadap apa pun tawaran pengobatan *nonmedis* yang beredar semarak di iklan media massa, selain program yang masih tayang di sejumlah televisi. Alih-alih menyembuhkan, malah justru merugikan, kalau bukan pasien telanjur kehilangan nyawa. Kalaupun ada yang sembuh di mata medis tidak sahih, karena yang tidak sembuh umumnya jauh lebih banyak.
Pasien diabetik berharap sembuh dari _sandal berduri_ iklan televisi, namun setelah dipakai gula darahnya terus melonjak, berujung komplikasi ginjal, lalu meninggal akibat gagal ginjal, hanya lantaran keliru memilih alamat berobat.
Sayangnya tidak ada yang memberi tahu masyarakat jangan lekas percaya pada iklan berobat.
Sejatinya tidak sederhana dalam hal mengobati.
_Dunia medis perlu puluhan tahun untuk menemukan obat. Tak cukup hanya terbukti berkhasiat. Berkhasiat saja tapi tidak aman, belum boleh menjadi obat._
Tidak demikian halnya terapi alternatif. Bahan berkhasiat, jamu, herbal, atau cara entah apa hanya dilihat sisi berkhasiatnya semata.
Kasus harus cangkok ginjal sehabis bulanan minum obat cina untuk encok, bukti kendati bahan alami belum tentu aman bagi tubuh. Banyak herbal di Thailand dan Jepang ditarik karena terbukti tidak aman. Bahan berkhasiat jahe hutan (aristolochiaceae) yang banyak dipakai dalam ramuan cina bertabiat merusak ginjal selain mencetuskan kanker.
_Waspadai pula cara terapi atau penyembuhan nonmedis dengan alat yang kini banyak ditawarkan._
Tubuh kita ada listriknya. Pastikan apakah peralatan nonmedis dengan memanfaatkan listrik atau magnet yang digunakan tidak berpengaruh buruk terhadap listrik tubuh. Apalagi kalau cara terapi sampai memasukkan sesuatu zat ke dalam tubuh (invasive), adakah izin menggunakannya?
Demi melindungi pasien, kita mengacu pada Badan Pengawasan Obat (FDA).
_Bukan sedikit pasien kita tertipu oleh kursi berlistrik untuk mengobati penyakit apa saja, dan belakangan baru ketahuan kalau ternyata itu bohong._
_Logika medisnya, makin banyak klaim penyakit yang bisa disembuhkan, makin banyak bohongnya._
Nalar medisnya begini. Tidak ada satu obat atau cara untuk segala penyakit. Klaim terapi alternatif atau sejenisnya cenderung menjanjikan bisa menyembuhkan penyakit apa saja. Nalar medisnya tidak mungkin bisa demikian.
Setiap penyakit punya mekanisme terjadinya masing-masing. Tensi darah meninggi berbeda mekanismenya dengan kejadian tensi darah yang rendah. Mana mungkin satu bahan berkhasiat bisa mengatasi tensi tinggi sekaligus bisa pula untuk tensi rendah. Begitu pula halnya kasus keputihan, ada tiga penyebabnya. Mana mungkin hanya sebuah ramuan bisa untuk menyembuhkan ketiganya.
Masyarakat perlu terbiasa bernalar medis seperti itu. Termasuk mampu skeptik menyanggah klaim alternatif yang mengaku bisa menyembuhkan yang dunia medik belum menemukan obatnya. Nalar kita, kalau benar bisa menyembuhkan yang dunia medis belum punya obatnya, seharusnya sudah mendapat Hadiah Nobel. Nyatanya kan tidak.

*Perlu bukti ilmiah*

Apapun bahan berkhasiat, ramuan, herbal, atau cara terapi, yang mengklaim bisa menyembuhkan, perlu ditagih bukti ilmiah (evidence based) apakah benar berkhasiat.
_Benar berkhasiat saja namun tidak aman, tetap tidak boleh diterima sebagai obat._
Bukan sedikit bahan yang mengaku berkhasiat yang beredar di pasar sudah terbukti berkhasiat.
Kita mengenal bahan berkhasiat masih kasar (raw material) yang belum teruji khasiat, kemudian baru naik kelas menjadi *herbal* setelah uji khasiat dan uji hewan, dan lalu naik kelas menjadi *phytopharmaca* setelah menempuh protokoler uji lengkap, sebelum kemudian diterima menjadi obat.
Logika medisnya hanya phytopharmaca yang baru terbilang obat.
Bawang putih diterima ada zat berkhasiatnya. Di balik zat berkhasiat bawang putih terkandung pula zat yang tidak berkhasiat yang bersifat merugikan tubuh. Kita perlu membuang zat yang merugikan supaya aman bagi tubuh. Untuk menyaripatikan hanya zat berkhasiat perlu teknologi. Untuk teknologi itulah kita membayar lebih mahal kapsul bawang putih yang sudah hilang bau dan hilang pula zat yang merangsang lambung. Itu berarti tidak benar cukup satu siung bawang putih tunggal-lanang sama khasiatnya dengan satu kapsul bawang putih murni yang untuk membuatnya satu dosis perlu beberapa siung.
Buah pace diterima punya khasiat. Perlu buah pace dengan derajat kematangan tertentu, pemanasan tertentu, selain dari spesies tertentu untuk memberikan khasiat mengkudu optimal.
Maka ekstrak buah Noni jauh lebih mahal dari hanya sekadar buah mengkudu dipetik dari pohon. Jadi memang tidak sesederhana itu memanfaatkan khasiat buah pace. Soal apakah zat berkhasiat dalam bawang putih dan buah pace bisa untuk menyembuhkan segala penyakit apa saja, itulah yang salah kaprah.
Ikan gabus sekarang jadi mahal hanya karena kandungan albuminnya tinggi. Karena albumin dibutuhkan oleh kasus gagal ginjal, maka diklaim semua kasus ginjal apa saja bisa disembuhkan dengan ikan gabus. Bahkan diklaim bisa membersihkan ginjal, padahal sejatinya ginjal tidak perlu dibersihkan.

*Terapi alternatif dijadikan industri*.
Pihak industri memanfaatkan isu zat berkhasiat dalam suatu bahan alam sebagai bisnis.
_Hanya karena suatu bahan alam mengandung zat antioxidan, misalnya, dan penyebab kanker antara lain kekurangan antioxidan, maka dianggap mengonsumsi antioxidan bisa menyembuhkan kanker._ Logika medisnya tidak demikian.
Banyak tawaran terapi alternatif yang tidak nalar di mata medis. Kasus tidak punya anak lebih sepuluh penyebabnya, pada suami maupun pada istri. Bagaimana sebuah cara, atau suatu ramuan, bisa mengatasi semua penyebabnya, tentu tak mungkin. Diabetes hanya bisa dikendalikan, untuk sembuh total perlu teknologi stem-cell.
_Jadi bohong kalau ada obat atau cara alternatif yang mengaku bisa menyembuhkan kencing manis._

Dunia medis bukan menafikan terapi alternatif.
_Ada sekelompok terapi atau healing alternatif yang diterima medik sebagai complementary alternative medicine, termasuk acupuncture, acupressure, homeopathy, chiropractic,_ untuk menyebut beberapa. Namun tidak setiap alternatif serta merta bisa diterima karena belum tentu masuk akal medis.
Berobat yang sudah pasti sajalah. Kalau dunia medis punya obat dan caranya, kenapa bersusah mencari alamat berobat yang lain yang belum jelas. Susahnya masyarakat kita kebanjiran iming-iming berobat yang tak jelas masih bebas beredar di banyak iklan media massa selain tayangan televisi.
Masih ada stasiun televisi kita yang menayangkan pengobatan dan penyembuhan yang tidak jelas. Ini catatan buat Departemen Kesehatan.
Di mana-mana negara, bukan dokter sekadar menganjurkan obat tertentu saja pada pasien, ada regulasinya.  
*Di kita bukan dokter bisa dengan bebas menawarkan program diet, program terapi, bahkan sampai yang bersifat invasive kepada masyarakat luas, tanpa ada pasal hukumnya.* Bahkan disinyalir sudah ada korbannya sekalipun, siapa saja di kita masih bisa bertindak seperti profesi dokter. Ini catatan lain buat Ikatan Dokter Indonesia juga.

Salam sehat,
Dr HANDRAWAN NADESUL

*DIBENTAK* *ANAK* *ITU* *LEBIH* *SAKIT* *DARI* *PADA* *SAAT*  *MELAHIRKANNYA*

*DIBENTAK* *ANAK* *ITU* *LEBIH* *SAKIT* *DARI* *PADA* *SAAT*  *MELAHIRKANNYA*

“Ibu, masakin air  .   .   .Bu. Aku mau mandi pakai air hangat,” seorang anak meminta Ibunya menyiapkan air hangat untuk mandinya.

Sang Ibu dengan ikhlas melaksanakan apa yang diperintah oleh sang anak.

Dengan suara lembut Ibunya menyahut,
“Iya, tunggu sebentar yaa, sayang!”

“Jangan terlalu lama yaa Bu! Soalnya saya ada janji sama teman,” ujar sang anak.

Tidak lama kemudian sang Ibu telah usai menyiapkan air hangat untuk buah hatinya.

“Nak, air hangatnya sudah siap,” Ibu itu memberi tahu.

“Lama sekali sih, Bu  .   .   . ” sang anak sedikit membentak.

Setelah selesai mandi dan berpakaian rapi, sang anak berpamitan kepada Ibunya,
.
“Bu, saya keluar dulu yaa, mau jalan² sama teman.”

“Mau kemana, Nak?” tanya sang Ibu.

“Kan sudah aku bilang, saya mau keluar jalan² sama teman,” kata sang anak sambil mengerutkan dahi.

Malam harinya, sang anak pulang dari jalan², sesampainya di rumah ia merasa kesal karena Ibunya tidak ada di rumah. Padahal perutnya sangat lapar, di meja makan tidak ada makanan apapun.

Beberapa saat kemudian, Ibunya datang sambil mengucapkan salam, “Assalamu’alaikum  .   .   . Nak, kamu sudah pulang? Sudah dari tadi?”

“Hah, Ibu dari mana saja. Saya ini lapar, mau makan tidak ada makanan di meja makan. Seharusnya kalau Ibu mau keluar itu masak dulu  .   .   . ” kata si anak membentak dengan suara sangat lantang.

Sang Ibu mencoba menjelaskan sambil memegang tangan anaknya, “Begini sayang, kamu jangan marah dulu. Ibu tadi keluar bukan untuk urusan yang tidak penting, kamu belum tahukan kalau istrinya Pak Rahman meninggal ?”
.
“Meninggal? Padahal tidak sakit apa² kan, Bu ?” sang anak sedikit kaget, nada suaranya juga tidak tinggi lagi.

“Dia meninggal waktu Maghrib tadi. Dia meninggal saat melahirkan anaknya. Kamu juga harus tahu nak, seorang Ibu itu bertaruh nyawa saat melahirkan anaknya,” Ibu memberikan penjelasan.

Hati sang anak mulai terketuk, dengan suara lirih ia bertanya pada Ibunya,
“Itu artinya, Ibu saat melahirkanku juga begitu? Ibu juga merasakan sakit yang luar biasa juga?”

*"Iya anakku. Saat itu Ibu harus berjuang menahan rasa sakit yang luar biasa. Namun, ada yang lebih sakit dari pada sekadar melahirkanmu, Nak."* sang Ibu menjawab.

“Apa itu, Bu?” sang anak ingin mengerti apa yang melebihi rasa sakit Ibunya saat melahirkan dia.

Sang Ibu tak mampu menahan air mata yang mengalir dari setiap sudut matanya seraya berkata, *“Rasa sakit saat Ibu melahirkanmu itu tak seberapa, bila dibandingkan dengan rasa sakit yang Ibu rasakan saat dirimu membentak Ibu dengan suara lantang, saat itu kau menyakiti hati Ibu, Nak !”*

Si anak langsung menangis dan memohon ampun atas apa yang telah diperbuat selama ini pada Ibunya.

Masih beranikah kalian membentak Ibu kalian yang telah mempertaruhkan hidup matinya melahirkan Kalian...???

BAGIKAN KISAH INI KEPADA ANAK2, KEPONAKAN2, DAN CUCU2 KITA, AGAR MENJADI BUAH HATI YG SELAMAT
AAMIIIN

Minggu, 24 Maret 2019

Mimisan

Anak Berumur 2 Tahun Mimisan, Dibawa Ke Rumah Sakit, Sampai Di Sana Meninggal?!
SEBAIKNYA BACA SUPAYA TIDAK TERJADI PADA ANAK KITA!

Seorang anak kecil berusia 2 tahun ketika tengah bermain-main di dalam rumah tiba-tiba hidungnya mengucurkan darah (mimisan). Segera ibu dari anak kecil ini langsung menyuruh anaknya mendongak ke atas dan menggunakan tissue untuk menyumbat hidung. Tidak lama kemudian anak itu tampak kesulitan bernafas lalu mulai bernafas melalui mulut serta tiba-tiba jatuh pingsan. Sang ibu langsung melarikannya ke rumah sakit.

Setelah pemeriksaan, dokter yang menangani meminta maaf dan berkata: "Momen berharga untuk pertolongan pertama sudah terlewati, maaf anak ibu sudah tidak dapat ditolong lagi." Sang ibu langsung pingsan setelah mendengarnya. Dokter menyatakan bahwa mendongakan kepala pada saat mimisan akan membuat darah justru mudah mengalir masuk kedalam saluran pernafasan. Hal ini akan menyebabkan kesusahan untuk bernafas. Apabila setelah terjadi benturan terjadi mimisan, maka kemungkinan cairan yang mengalir adalah cairan serebrospinal akibat luka pada bagian tengkorak. Jika menyumbat hidung akan membuat saluran ini mudah terkena infeksi.

Nah bagaimana jika anak kita mimisan, langkah-langkah apa saja yang harus diperhatikan untuk menolongnya?

1.  Kompres dengan air dingin
Jika darah yang keluar sedikit, ayah/bunda dapat menggunakan kantong es atau handuk yang direndam dalam air dingin untuk mengompres bagian dahi dan leher. Dapat juga menggunakan air dingin/air es untuk kumur-kumur. Tujuannya adalah agar pembuluh darah agak mengkerut dan mengurangi darah yang mengucur.

2.  Metode menekan hidung
Langkah-langkahnya sebagai berikut, ayah/bunda dapat menggunakan jari jempol dan jari telunjuk menekan/memencet hidung selama 10 – 15 menit (jika ada salah satu lubang hidung tertentu yang mengeluarkan darah maka dapat langsung menekan lubang hidung tersebut). Saat menekan/memencet hidung, anak berada pada posisi duduk dan kepala agak sedikit maju serta menunduk. Mulut terbuka agar dapat bernafas. Ingat! Jangan angkat/dongakkan kepala! Karena darah yang mengucur akan mudah tertelan, serta akan menyebabkan lambung terasa mual, ingin muntah, dll. Bahkan jika darah yang mengucur banyak, maka darah dapat mengalir ke paru-paru.

3.  Segera bawa ke rumah sakit
Setelah melakukan langkah-langkah di atas namun darah masih tidak kunjung berhenti atau darah yang keluar malah semakin banyak, wajah anak terlihat pucat, keluar keringat dingin, jantung berdetak kencang, dll, maka sesegera mungkin larikan anak ke rumah sakit. Perhatikan apabila anak sering mimisan, sebaiknya minta dokter untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mendiagnosa apakah hidung anak terkena infeksi, ada benda asing di lubang hidung, ataukah mungkin ada tumor di lubang hidung atau di saluran pernafasan, atau bahkan menderita penyakit yang menyerang pembuluh darah.

4.  Perhatikan makanan
Ketika terjadi mimisan, jangan mengkonsumsi makanan atau  minuman yang panas. Sebaiknya mengkonsumsi makanan yang dingin, mengandung banyak protein, vitamin, serta zat besi. Seperti: susu, jus buah-buahan, dll, atau makan makanan yang berkuah (cairan), seperti: bubur, misua/mie, dll. Hindari rokok, minuman beralkohol, makanan pedas dan makanan yang padat/keras. Perbanyak makan sayur-sayuran dan buah-buahan.

5.  Cegah dehidrasi
Pada saat musim kemarau, anak kecil akan lebih mudah mimisan. Boleh memasang mesin penambah kelembaban udara (humidifier) dan ajarkan si kecil mengkonsumsi air lebih banyak.

6.  Jangan mengorek hidung
Terlalu sering mengorek  hidung akan membuat lapisan pelindung di dalam hidung mudah terluka. Ayah/bunda sebaiknya mengajari anak-anak agar tidak terlalu sering/kebiasaan mengorek-ngorek hidung.

Benar-benar harus diperhatikan cara menghentikan darah yang mengucur ketika mimisan! Kalau tidak, bisa jadi berakibat fatal! Terakhir, jangan lupa tekan tombol like dan share dan bagikan artikel ini agar lebih banyak orang mengetahui cara yang benar menghentikan mimisan.

Semoga bermanfaat 🙏

Jumat, 22 Maret 2019

WASPADAI POTENSI CHAOS*. *CHAOS = JALAN UTK MUSUH2 NKRI MENJAJAH KITA !!!*

*WASPADAI POTENSI CHAOS*.
*CHAOS = JALAN UTK MUSUH2 NKRI MENJAJAH KITA !!!*

https://nusantaranews.co/soal-user-asing-pemecah-belah-nkri-dansesko-tni-berikan-pencerahan/

PENCERAHAN DARI DANSESKO TNI LETJEND TNI AGOES SUTOMO*

"Masyarakat harus yakin.
TNI tetap setia pada NKRI dan rakyat.
TNI tahu kapan saatnya mengambil sikap kalau Negara memang dalam keadaan genting".
Letjend TNI Agoes Sutomo

*(RANGKUMAN MATERI GEOPOLITIK DAN GEOSTRATEGIK INDONESIA DALAM KACA MATA INTELLIGENT)*

1. Kalau kita mendengar presentasi Panglima TNI tentang perspectif ancaman pada ILC yang lalu maka kita akan paham kenapa INDONESIA menjadi sasaran target incaran Negara maju di Dunia.

2. Kekuatan Asing yang mengincar INDONESIA sangat berharap INDONESIA :
- Rusuh
- Perang Saudara
  seperti di Suriah
  sekarang.

3. Untuk itu mereka telah melakukan skenario (ibarat lingkar obat Nyamuk) secara sistematis melakukan Proxy War pelemahan Ketahanan Nasional INDONESIA dari masa ke masa secara bertahap dan halus.

4. Pelemahan sistem Pertahanan kita itu meliputi semua bidang.
Mulai dari :
- Ekonomi
- Politik
- Hukum
- Peraturan
  Perundangan
- Sejarah
- Media Informasi
- Pergeseran watak
  prilaku Bangsa
- Gaya hidup
- Institusi Pemerintah
  termasuk pelemahan
  TNI baik secara
  FUNGSI dan
  WEWENANG.

5. Pelemahan sistem Pertahanan ini tentu melalui Operasi Inteligent masive dan terstruktur.

6. Ada USER (State /non state (negara/kelompok elit).
Ada AGENT HANDLE, di bawahnya AGENT ACTION di bawahnya lagi INFORMAN berlapis.

7. Tiap struktur dan bagian ini bergerak menurut tupoksinya masing-masing.
Dimana diantara sesama merekapun tidak saling mengenal.
Yang tahu hanya SANG USER.

8. Mereka dibayar, dilatih untuk melakukan Operasi-operasi cipta kondisi bahkan SABOTASE dengan bantuan Dana tanpa batas serta dukungan Power Politik yang kuat.

9. Masing-masing agent ini masuk melebur kedalam sendi-sendi kehidupan ber-Negara kita.
Ada yang masuk dan menjadi :
- Tokoh Negarawan
- Dosen
- Pengamat
- Pejabat Publik
- Institusi
  Pemerintahan
  (Eksecutive, Legislatif,
  Yudicative)
- Dunia Perbankan
- Dunia per-Filman

Bahkan sampai ke Istana dan Tubuh TNI-POLRI sekalipun.

10. Agent Handle sebagai Pengendali.
Agent Action sebagai Eksekutor.
Informan sebagai pengumpul informasi lapangan.

11. Masing-masing agent ada yang bergerak sebagai :
- Pendukung
- Kontra
- Pihak ke Tiga dari
  Pemerintahan

12. Semua bergerak dalam rangka mengamankan setiap kepentingan USER di INDONESIA.
*Salahsatu contoh yang marak sekarang adalah bagaimana merekayasa terjadi gejolak kerusuhan di INDONESIA*.

13. Untuk menciptakan gejolak, masing-masing agent bergerak untuk menanamkan rasa :
- Saling benci
- Saling curiga
- Saling buruk sangka
Diantara sesama Anak Bangsa.

Baik :
- Antar Suku
- Antar Agama
- Antar Ormas
- Antar Ulama
- Antar Pengamat
- Antar Kampus
- Antar Parpol
- Antar Tokoh Bangsa.
- Termasuk antar
   Institusi.

14. Kita semua seolah di paksa dan di giring kepada Satu titik yaitu PERANG.
Sekecil apapun masalah akan di peruncing dan diprovokasi.
Timbal balik.

15. Tujuan-nya hanya Satu : Menjadikan Anak Bangsa menjadi Bangsa yang,
- Sinis
- Egois
- Ambisius
- Sadis
- Anti kebersamaan

16. Kita dijauhkan dari sifat asli Bangsa INDONESIA seperti :
- Pejuang
- Militan
- Pemberani
- Kuat
- Kompak
- Suka Bermusyawarah
- Gotong Royong

17. Jadi kalau ada kejadian disekitar kita yang diluar kewajaran itu adalah salahsatu bentuk hasil kerja para agent tersebut.

18. Perang Saudara adalah hal yang sangat di inginkan USER Asing terhadap INDONESIA.
Agar kita akhirnya terpecah belah, hancur lebur, lemah untuk kemudian mereka kuasai (Jajah).

SOLUSI :

1. Jadi lah kita kembali menjadi jati dirinya Orang INDONESIA.
Sebuah kesadaran kolektif senasib Satu Bangsa dan Satu rasa cinta Tanah Air.
Tak ada pandang SARA.
Kita adalah sebuah Bangsa yang kuat dan bersaudara.

2. Jangan mau terpancing untuk menjadi "Tidak Waras" (sesuai keinginan USER) untuk punya keinginan :
- Saling bunuh
- Sling memerangi
- Saling menghabisi
  antar sesama Anak
  Bangsa.

Persoalan Politik diselesaikan dengan cara Politik yang moderat.

3. Kalau INDONESIA pecah perang Saudara, banyak Negara sekitar kita yang tepuk tangan dan bahagia.

4. Secara Politik Konstitusional.
*_"Tidak ada yg lebih tepat dan baik kecuali kembali lagi kepada UUD 1945 dan PANCASILA sebagai Pemersatu Bangsa."*_
Karena itu di buat oleh para Founding Father kita melalui sebuah :
- Perenungan
- Pemikiran
- Penghayatan yang
  sangat dalam sesuai
  dengan kondisi
  Bangsa.

5. Ikat kembali rasa persatuan sesama Anak Bangsa.
Bunuh segala bentuk SKENARIO para USER tersebut dengan *tidak mudah terpancing dan justru merekat kembali rasa persaudaraan*.

6. Bagi Pemuda-pemuda Idealis dan Nasionalis. Mari ikut berjuang mengambil PERAN dan posisi strategis Negara untuk melakukan perbaikan moral dan cita-cita Bangsa.

7. Percayalah.
TNI tetap solid dan setia terhadap NKRI. Bersama Rakyat TNI Kuat.
*TNI tahu kapan saat yang tepat untuk mengambil sebuah keputusan disaat Negara genting*.

*NKRI HARGA MATI*
💪 🇮🇩🚦🇮🇩 👍

BURUNG PERAK dan EMAS"*

*luar biasa renungan ini dan bermanfaat sebagai renungan kehidupan kita*👍🏼👍🏼

*"BURUNG PERAK dan EMAS"*

👉 Ada seorang penebang kayu, setiap hari ke gunung mencari kayu bakar, hari demi hari berlalu, hidup dalam kesederhanaan.

👉 Pada suatu hari, ketika penebang kayu naik ke gunung seperti biasa, ia melihat seekor burung perak yang terluka.

👉 Sekujur badan burung perak dibaluti dengan bulu berwarna perak yang gemerlap, dengan gembira sang penebang kayu berkata: "Wah! Seumur hidup belum pernah saya melihat burung yang begitu indah!” Lalu, burung itu pun dibawa pulang olehnya, dan dengan telaten mengobati luka si burung perak.

🔸Selama proses penyembuhan, burung perak selalu berkicau setiap hari untuk penebang kayu, sang penebang pun hidup dalam sukacita setiap hari.

👉 Suatu hari, tetangga melihat burung perak penebang kayu, lalu memberitahu penebang kayu kalau ia pernah melihat burung emas. Burung emas jauh lebih indah ribuan kali daripada burung perak, selain itu juga kicauannya lebih merdu daripada burung perak.

👉 Mendengar itu, penebang kayu tampak merenung, ternyata ada burung emas ya!?

👉 Sejak itu, pikiran penebang kayu hanya terpaku pada burung emas, tidak lagi mendengar kicauan burung perak yang jernih melengking, dan hari-hari yang dilewati pun semakin tidak bahagia.

👉 Suatu hari, si penebang kayu duduk di teras, memandangi mentari senja, sambil membayangkan seperti apakah indahnya burung emas itu ?

👉 Saat itu, burung perak mulai sembuh dari lukanya, dan berencana hendak pergi.
Burung perak terbang rendah menghampiri penebang kayu, lalu berkicau menyanyikan lagu terakhir untuk penebang kayu.

🔸 Usai mendengar kicauan burung perak, penebang kayu berkata dengan nada kecewa : “Meskipun suaramu bagus, tapi tidak bisa dibandingkan dengan burung emas ; Mekipun bulu kamu indah, tapi tak seindah burung emas.”

🔸 Seusai bernyanyi, burung perak pamit sambil berputar tiga lingkaran di sisi penebang kayu, terbang menuju ke arah mentari senja.

🔸 Penebang kayu memandangi burung perak yang terbang menjauh, tiba-tiba ia melihat burung perak itu berubah menjadi burung emas yang indah di bawah pancaran cahaya mentari senja! Ternyata burung emas yang dilihat tetangganya itu adalah burung perak di bawah pancaran sinar mentari senja!

🔸 Burung emas yang di impikannya itu ada di sana, tapi burung emas itu telah terbang jauh, jauh, semakin jauh, dan tidak akan pernah kembali lagi.

*🔸 Orang-orang dekat Anda yang selalu memberikan perhatian untuk Anda itu mungkin adalah isteri, suami, teman, bawahan Anda dan sebagainya. Mungkin karena sudah lama selalu bersama, Anda telah melupakan kehadirannya, bahkan sudah menjadi biasa, atau bahkan seperti sang penebang kayu, ingin mencari seekor burung emas yang lebih bagus daripada burung perak.*

*🔸 Namun, ketika burung perak terbang menjauh, baru Anda sadari ternyata burung emas itu adalah burung perak yang setiap hari selalu berada di sisi anda.*

_*🔸 "Syukuri semua yang sudah kita miliki, mudah-mudahan kita tidak mengalami nasib seperti penebang kayu yang akhirnya menjadi penyesalan sepanjang hidupnya."*_

Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo dijadwalkan akan berkampanye di Surabaya

Surabaya - Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo dijadwalkan akan berkampanye di Surabaya pada Sabtu (23/3). Rencananya, Jokowi akan mlaku-mlaku nang Tunjungan dengan diarak seribu becak.

Arak-arakan becak rencananya dari Tugu Pahlawan menuju Jalan Tunjungan. Namun, saat di perempatan jalan bersejarah tersebut, Jokowi akan menaiki motor custom buatan Arek Suroboyo menuju panggung yang letaknya di depan Hotel Majapahit. 

Acara yang digelar Komunitas Alumni Perguruan Tinggi (KAPT) Jatim itu bertajuk Tunjungan Colorfull Festival. "Nanti Pak Jokowi akan mlaku-mlaku nang Tunjungan. Sebelumnya, diarak dengan 1.000 becak dan diakhiri dengan naik custom bike," kata Ketua Komunitas Alumni Perguruan Tinggi Jatim Ermawan Wibisono di Surabaya, Senin (18/3/2019).

Selain itu, Ermawan menjelaskan acara ini memang sengaja dipusatkan di Jalan Tunjungan. Hal ini lantaran Jalan Tunjungan menyimpan historis perjuangan Arek-arek Suroboyo melawan penjajah. Hermawan berharap hal ini bisa memompa kembali semangat anak-anak muda Surabaya.

Baca juga: Ma'ruf Amin Puji Jokowi Hargai Ulama, Gunakan Analogi Daun Salam

"Ini juga untuk mengecas semangat Pak Jokowi. Jadi, rohnya jalan tunjungan dalam hal ini perjuangan 10 Nopember akan mengilhami Pak Jokowi," imbuhnya. 

Ermawan menambahkan, ada juga pembuatan tetenger perjuangan Arek-arek Suroboyo berupa prasasti secara permanen. Hal ini juga telah diusulkan ke Pemkot Jatim.

"Kami juga sudah mengusulkan ke Pemkot. Tempatnya tetenger nanti persis di depan Hotel Majapahit yang nantinya akan ditandatangani langsung oleh Pak Jokowi," lanjutnys.

Acara mlaku-mlaku nang Tunjungan itu akan dihadiri 25 ribu peserta. Mayoritas dari kalangan anak muda milenial. Ada pula berbagai komunitas, Pelaku UKM, seniman, Komunitas Guru Honorer, Pecinta Custom Bike dan Driver Online Milenial turut memeriahkan.

Baca juga: Banggakan e-KTP, Sandiaga Kritik Kartu Sakti Jokowi

"Mereka akan berkumpul bersama Pak Jokowi. Suntikan semangat akan disampaikan di hadapan anak muda dalam pesta rakyat ini," tambahnya. 

Acara itu juga akan dihadiri para Menteri Kabinet Kerja asal Surabaya. Seperti Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan hingga Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat yakni Basuki Hadimuljono.

Sebelum acara ini digelar, akan ada seminar bertajuk Revolusi Industri 4.0 'Meningkatkan Daya Saing, Menjadi Bangsa Pemenang' yang digelar di Hotel Wyndham Surabaya, Sabtu (23/3) pagi. Beberapa keynote speaker yakni Presiden Joko Widodo, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dan opening space dari Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.

JOKOWI DAN PRABOWO DI KASUS KORUPSI~

Ada tulisan bagus yg harus gw share, setelah yg punya tulisan memberi sinyal mengijinkan gw tuk share ini,
Harapan nya cuma satu, mengajak kita semua untuk berpikiran positif dan menilai secara objektif. 👍

~JOKOWI DAN PRABOWO DI KASUS KORUPSI~

Ketika Romi diberitakan  kena OTT  kasus dugaan suap jual beli jabatan di lingkungan Kemenag, aku kaget dan sangat menyayangkan hal ini terjadi disaat kurang lebih sebulan lagi pilpres akan digelar.

Di tengah rasa kaget aku berharap Menag tidak terlibat dalam kasus ini.

Tapi harapan itu pupus ketika membaca harian pagi tadi yg memberitakan KPK MENYITA DUIT DI LACI MENAG. Dan menurut keterangan,  KPK meyakini  duit temuan tersebut berkaitan dengan kasus dugaan suap Romi.

Asataga..!  Aku cuma  bisa geleng kepala gak habis pikir.

Berarti kejadian lima tahun lalu terulang kembali, dimana seorang Menteri Agama, dari  partai yg sama dengan Romi dan Lukman,  ditetapkan sebagai Tersangka oleh KPK, menjelang Pilpres...!!

Wow...! Apakah ini kebetulan..??

Aku yakin tidak ada yg kebetulan di dunia ini

Aku yakin Tuhan punya maksud dengan kejadian ini.

Dan aku yakin Tuhan ingin 'mengirimkan' pesan  penting kepada rakyat Indonesia dengan kejadian ini.

Yg membedakan adalah, Suryadharma Ali, Menag sekaligus petinggi PPP mendukung Prabowo pada waktu itu.

Makanya gak heran Prabowo langsung kebakaran jenggot ketika SDA ditetapkan sebagai tersangka.

Dia mengatakan bahwa penetapan SDA sebagai tersangka pada saat menjelang pilpres waktu itu sarat muatan politis.

Prihatinnya lagi dia malah mengatakan perbuatan KPK itu mencederai hati rakyat..!

Gila kan dia??! KPK memberantas korupsi kok malah dikatakan mencederai hati rakyat??

Rakyat mana?? Yg iya mencederai hatinya dan gerombolannya.

Nah..ini yg aku maksud Tuhan punya pesan  kepada  kita semua, rakyat Indonesia.

Dalam pemberantasan korupsi , sikap Jokowi dan Prabowo itu sangat bertolak belakang.

Kalau Jokowi bilang, "Sepuluh ribu pun akan saya kejar..!", Prabowo bilang, "Kalau korupsi kecil gak apa-apa.."

Beda banget kan??

Bagaimana reaksi Jokowi ketika Romi kena OTT, dan KPK menyita duit ratusan juta di laci Lukman?

Apakah beliau teriak,  'Ini politisasi, ini kriminalisasi, gak mungkin Lukman seperti itu, KPK sangat mencederai hati rakyat?"

Sama sekali tidak..! Dengan gentle beliau memberikan kekuasaan penuh kepada KPK untuk mengusut kasus ini..!

Inilah PEMBEDA paling PRINSIP antara Jokowi dan Prabowo.

Tidak ada isitilah sahabat untuk seorang koruptor bagi Jokowi. Sekalipun sahabat, kalau terlibat kasus korupsi ya harus diproses hukum tanpa intervensi.

Bayangkan kalau Prabowo yg menjadi Presiden, koruptor akan beternak dimana-mana.

Orang-orang 'buas' yg ada disekelilingnya lah yg paling bersorak kalau Prabowo berkuasa.

Mereka akan seperti tikus kelaparan yg menggerogoti APBN tanpa takut dihukum.

Jadi kalo soal pemberantasan korupsi, komitmen seorang Prabowo sangat diragukan,  walaupun bibirnya kerap mengatakan anti korupsi.

Lain di bibir, lain di tindakan, itulah Prabowo.

Kalau masih saja ada yg memilih  Prabowo dengan alasan Prabowo bisa memberikan kemakmuran bagi bangsa ini,  maaf aku harus bilang orang itu manusia paling dungu.

Bagaimana mungkin dia bisa memakmurkan rakyatnya kalau koruptor dibiarkan beranak pinak?? 

Bagaimana mungkin dia bisa memakmurkan 250 juta rakyat Indonesia, kalau seorang keponakan (pembobol ATM BCA) aja gak bisa dimakmurkan?

Jadi mikirlah anda-anda yg masih memuja Prabowo. Tuhan sudah kasi SINYAL siapa pemimpin yg layak untuk Indonesia. Kalau masih salah juga, berarti ada yg eror di otak anda.

Salam #JokowiLagi..!
Tulisan: David Horison

Kamis, 21 Maret 2019

Petaka Menimpa Koalisi Jokowi-Ma'ruf Amin

Petaka Menimpa Koalisi Jokowi-Ma'ruf Amin

kompasiana

Mar 17, 2019 3:43 AM

Koalisi pendukung dan pengusung dan pendukung Joko Widodo-Ma'ruf Amin saat ini sedang dalam keadaan kacau balau. Hal ini diakibatkan oleh beberapa persoalan yang terjadi di internal TKN.

Persoalan tersebut di antaranya adalah konflik antara PSI dan PDIP. Konflik ini jujur saja sangat berdampak pada melemahkan TKN dalam memenangkan Jokowi-Ma'ruf Amin di Pilpres 2019. Selain itu terjadi konflik juga antara Partai Golkar dengan Partai Nasional Demokrat (NasDem).

Peranan partai sangat penting dalam pemenangan Pilpres, kalau mesin partai mati maka kemenangan di pilpres akan mustahil dicapai. Sehingga, mesin partai di koallisi Jokowi-Ma'ruf masih menjadi tanda tanya dan masih setengah hati.

Ketika sesama partai pendukung petahana sudah berkonflik, tentu tidak baik dari segi soliditas dukungan. Sepertinya PSI tidak lagi memikirkan soliditas dukungan, dia hanya ingin terkenal karena elektabilitasnya di bawah elektoral untuk itulah mereka menyerang PDIP dengan harapan mereka ikut numpang tenar menaikkan elektabilitas, karena PDIP itu adalah mesin utama bersama beberapa partai yang lain. Mestinya solid dan fokus pada pilpres, tapi sesama mereka malah berantem demi kepentingan sesaat.

Selain kedua permasalahan di atas, ternyata di kubu Jokowi-Ma'ruf masih terjadi kegaduhan, yakni partai NasDem sedang terjadi konflik internal, yakni digugatnya Surya paloh oleh Kader NasDem, Kisman Latumakulita. Ia menggugat keabsahan Surya Paloh sebagai Ketum Nasdem. Kisman menyebut masa jabatan Surya Paloh seharusnya berakhir pada 6 Maret 2018.

Jika konflik antar parpol pendukung Jokowi ini terus dibangun dan tidak dihentikan, maka akan mengganggu mesin-mesin partai untuk pemenangan pilpres dan berujung kekalahan.

Kemudian, tertangkapnya Ketua Umum PPP, Romahurmuziy alias Romy oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di daerah Sidoarjo, Jawa Timur turut memperparah Koalisi Indonesia Kerja ini. Pastinya, karena kasus ini Koalisi Jokowi-Ma'ruf akan kehilangan fokus dan melemah. TKN akan dibuat sibuk dan fokus pada kasus hukum yang dialami Romy, karena mereka harus bekerja keras untuk menjaga dan mempertahankan elektabilitas Jokowi-Ma'ruf karena kasus ini dengan mengelola emosi publik.

Harus kita akui bahwa ini akan berimbas pada figur Jokowi sendiri atau personal brendingnya. pasca kejadian ini internal PPP akan sibuk pada pemulihan nama baik partai, dan yang lebih urgen lagi adalah bakal ada perebutan kekuasaan atau pemilihan ketua umum baru pengganti Romy, tidak mustahil konflik berkepanjangan akan terjadi lagi. Sehingga berpengaruh pada mesin partai dan pemenangan Jokowi-Ma'ruf.

Sementara kubu Prabowo-Sandi sangat diuntungkan dengan kegaduhan dan kekacauan di internal kubu Jokowi-Ma'ruf tersebut. Tim BPN Prabowo-Sandi akan dengan leluasa memanfaatkan kondisi ini untuk meraih simpati dan merebut suara rakyat untuk kemenangan capres dan cawapresnya.

Sabtu, 16 Maret 2019

Alasan Brenton Tarrant Lakukan Penembakan di Masjid, Ini Postingan Terakhirnya di Twitter

Alasan Brenton Tarrant Lakukan Penembakan di Masjid, Ini Postingan Terakhirnya di Twitter

tribun news

Mar 15, 2019 4:56 PM

Brenton Tarrant (28), pria asal Australia yang disebut sebagai pelaku penembakan brutal di dua masjid di Kota Christchurch, Selandia Baru, Jumat (15/3/2019). 

Terungkap alasan Brenton Tarrant lakukan penembakan di masjid di Christchurch, Selandia Baru, pada Jumat (15/3/2019).

Diketahui, terungkapnya alasan Brenton Tarrant lakukan penembakan di masjid di Christchurch itu ketika jajaran kepolisian setempat temukan postingan terakhir Brenton Tarrant di twitternya.

Di postingan terakhir Brenton Tarrant di twitter menunjukan foto-foto serangan teror Bastille Day 2016 di Nice, dan disimpulkan menjadi alasan Brenton Tarrant lakukan penembakan di masjid tersebut.

WartaKotaLive melansir news.com.au seorang pria bersenjata yang menyiarkan secara langsung di media sosial atau medsos melepaskan tembakan membabi buta ke dua masjid di Christchurch.

Diketahui Brenton Tarrant melakukan penembakan brutal di dua masjid diantaranya Masjid Al Noor dan masjid lainnya di Linwood Avenue.

Sebanyak 4 pelaku diantaranya Brenton Tarrant dan salah satu dari empat pelaku tersebut juga seorang wanita.

Dalam targedi penembakan brutal di dua masjid di Christchurch tersebut, sebanyak 40 orang tewas dan puluhan korban lainnya mengalami luka tembak hingga dirawat di rumah sakit.

Pria berusia 28 tahun itu teridentifikasi di nama akun twitternya bernama Brenton Tarrant dari Australia.

Pelaku melakukan penembakan di New Zealand (Repro Video)

Brenton Tarrant ternyata menggunggah 73 postuingan di dalam manifesto keji di online, dan Brenton Tarrant itu menyebut dirinya sebagai "hanya orang kulit putih biasa".

Tercatat Brenton Tarrant dilahirkan pekerja biasa dengan keluarga yang berekonomi miskin.

Kehidupan Brenton Tarrant yang miskin itu yang memutuskan untuk mengambil sikap memastikan masa depan bagi rakyat, seperti dikatakan di salah satu postingan Brenton Tarrant di twitter.

Diketahui, polisi anti-terorisme NSW kini sedang menyelidiki pria tersebut yang berasal dari Grafton Australia.

Brenton Tarrant diketahuui melakukan serangan untuk secara langsung untuk mengurangi tingkat imigrasi ke tanah-tanah Eropa.

Perdana Menteri Australia Scott Morrison membenarkan bahwa seseorang yang ditahan adalah warga negara Australia, yakni Brenton Tarrant.

Brenton Tarrant kini disebut sebagai teroris ekstremis dan kejam.

Postingan foto di akun Twitter Brenton Tarrant menunjukkan seorang korban serangan teror Bastille Day 2016 di Nice.

Foto yang diposting Brenton Tarrant merupakan karya seorang fotografer terkenal terkenal oleh dari Reuters, Eric Gaillard.

Foto itu menurut Brenton Tarrant melambangkan pembantaian Hari Bastille ketika 84 orang yang sedang liburan di sebuah truk, sama seperti dikutip Reuters.

Menurut Brenton Tarrant sendiri foto itu menggambarkan serangan menjijikkan dan menjadi alasan Brenton Tarrant sendiri untuk “menunjukkan kepada penjajah bahwa tanah kita tidak akan pernah menjadi tanah mereka (Penjajah), tanah air kita adalah milik kita sendiri dan bahwa, selama orang kulit putih masih hidup, mereka tidak akan pernah menaklukkan tanah kita dan mereka tidak akan pernah menaklukkan tanah kita dan mereka tidak akan pernah menaklukkan tanah kita,"

Brenton Tarrant mengungkapkan apabila telah merencanakan serangan dua tahun dan memutuskan untuk bisa menyerang dua masjid di Christchurch tiga bulan lalu.

Dia mengatakan Selandia Baru bukan "pilihan untuk menyerang", tetapi menggambarkan Selandia Baru sebagai "sasaran kaya lingkungan seperti di tempat lain di Barat".

"Sebuah serangan di Selandia Baru akan memusatkan perhatian pada kebenaran serangan terhadap peradaban kita, bahwa tidak ada tempat, di dunia ini aman, para penyerbu berada di semua tanah kita, bahkan di daerah-daerah terpencil di dunia dan bahwa teh tidak ada tempat lagi yang aman dan bebas dari imigrasi massal. ” ujar Brenton Tarrant.

Ia juga mengklaim dirinya mewakili "jutaan orang Eropa dan bangsa-bangsa etno-nasionalis lainnya", dia berkata "kita harus memastikan keberadaan rakyat kita, dan masa depan untuk anak-anak kulit putih".

Penyerangan dilakukan Brenton Tarrant merupakan serangan itu sebagai tindakan "balas dendam pada penjajah atas ratusan ribu kematian yang disebabkan oleh penjajah asing di tanah Eropa sepanjang sejarah ... untuk perbudakan jutaan orang Eropa yang diambil dari tanah mereka oleh budak Islam ... (dan) untuk ribuan nyawa Eropa yang hilang karena serangan teror di seluruh tanah Eropa."

Dia juga mengatakan itu untuk membalas dendam untuk Ebba Akerlund, anak berusia 11 tahun yang terbunuh dalam serangan teror 2017 di Stockholm.

Ebba Akerlund (11) korban serangan teror di Stokholm (Supplied)

Ia menganggap serangan Stockholm sebagai "peristiwa pertama" yang menginspirasinya untuk melakukan serangan, terutama untuk kematian gadis berusia 11 tahun itu.

“Ebba (sic) kematian di tangan para penjajah, penghinaan atas kematiannya yang kejam dan ketidakmampuan saya untuk menghentikannya menerobos sinisme saya sendiri seperti palu godam. Saya tak bisa lagi abaikan lagi serangan itu," katanya.

Dia mengatakan serangan itu juga terinspirasi oleh perjalanan yang dia lakukan ke Prancis pada 2017.

“Selama bertahun-tahun saya telah mendengar dan membaca invasi Prancis oleh orang-orang non-kulit putih, banyak rumor dan cerita yang saya yakini berlebihan, dibuat untuk mendorong narasi politik.

“Tetapi begitu saya tiba di Prancis, saya menemukan kisah-kisah itu tidak hanya benar, tetapi juga sangat meremehkan. Di setiap kota Prancis, di setiap kota Prancis, para penjajah ada di sana. ”

Masa kecil Brenton Tarrant sebagai anak yang hidup teratur dan tak bermasalah namun tercatat Brenton Tarrant juga tak lulus sekolah.

Brenton Tarrant mengatakan ia juga menjalani hidup dari uang penghasilan di Bitconnect.

Tarrant mengatakan dia tidak merasa menyesal atas serangan itu. "Saya hanya berharap saya bisa membunuh lebih banyak penjajah, dan lebih banyak pengkhianat juga." Dia juga mengatakan ada "komponen rasial untuk serangan itu" dan menggambarkannya sebagai "anti-imigrasi" dan "serangan atas nama keanekaragaman" .

Dia juga mengatakan dia akan mengaku tidak bersalah jika dia selamat dan pergi ke pengadilan.

Posting di forum 8chan, pengguna yang mengidentifikasi dirinya sebagai Tarrant mengumumkan dia akan melakukan serangan itu.

"Saya akan melakukan dan menyerang terhadap penjajah, dan bahkan akan hidup streaming serangan melalui facebook," tulisnya, dengan tautan ke halaman Facebook-nya. "Jika aku tidak selamat dari serangan itu, selamat tinggal, Tuhan, dan aku akan melihat kalian semua di Valhalla!"

Banyak pengguna anonim menanggapi memuji dia atas serangan itu, dengan komentar seperti "Godspeed" dan "video itu sangat bagus".

Kamis, 14 Maret 2019

Bahar bin Smith: Sampaikan ke Jokowi, Tunggu Saya Keluar!

Bahar bin Smith: Sampaikan ke Jokowi, Tunggu Saya Keluar!

detik

Mar 14, 2019 11:38 AM

Bandung Bahar bin Smith merasa ketidakadilan atas hukuman yang dia terima. Bahar lantas mengancam Presiden Jokowi.

Ancaman itu diucapkan Bahar sambil berjalan meninggalkan ruang persidangan dalam lanjutan kasus penganiayaan di Gedung Arsip dan Perpustakaan Jalan Seram, Kota Bandung, Rabu (14/3/2019). Bahar meninggalkan ruangan setelah mendengar tanggapan jaksa penuntut umum atas nota keberatan atau eksepsinya.

"Sampaikan ke Jokowi, tunggu saya keluar!" ucap Bahar.

Bahar sempat terdiam sejenak sambil berjalan dikawal aparat kepolisian. Mulutnya kembali berucap dan mengucapkan kalimat berupa ancaman kepada Jokowi.

"Ketidakadilan hukum, ketidakadilan hukum dari Jokowi, tunggu saya keluar dan akan dia rasakan," ujar Bahar.

Bahar tak menjelaskan secara rinci tentang ancamannya itu. Dia lantas meninggalkan ruangan dengan pengawalan polisi.

Bahar didakwa melakukan penganiayaan terhadap dua remaja Cahya Abdul Jabar dan Muhammad Khoerul Aumam Al Mudzaqi. Dakwaan jaksa telah menguraikan detail aksi penganiayaan yang dilakukan Bahar.

Dalam dakwaan, Bahar dijerat pasal berlapis yakni Pasal 333 ayat 1 dan/atau Pasal 170 ayat 2 dan/atau Pasal 351 ayat 1 juncto Pasal 55 KUHP. Jaksa juga mendakwa Habib Bahar dengan Pasal 80 ayat (2) jo Pasal 76 C Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. (dir/bbn)

Selasa, 12 Maret 2019

4 jurus Emergency"  tricks menolong NYAWA

[28/2 15.29] lastri: 😄😄😄nya
[28/2 15.33] yan yan: *👉"4 jurus Emergency"  tricks menolong NYAWA (harus DISIMPAN dan perlu sharing ke teman2) :🚑☝☝☝*

一,   半身不遂(不管腦出血還是栓塞)出現口眼歪鈄,馬上取縫衣針將雙耳垂最下點刺破,各擠出一摘血,病人馬上治癒,而且愈後不留任何後遺症。 
*📍1. Lumpuh 1/2 badan* (akibat penyumbatan maupun perdarahan), nampak mulut - mata mencong, harus segera ambil jarum jahit, *tusuk kedua daun telinga paling bawah*, masing2 pencet 1 tetes darah. Orangnya langsung sembuh, dan tidak meninggalkan gejala di belakang hari.

二,   心臟病猝死發現後,馬上脫掉襪子,用縫衣針先分別刺破十個腳趾尖,然後各擠出一滴血,不等擠完十個腳趾尖,病人即清醒過來。 
*📍2. Serangan jantung,* segera buka kaos kakinya, dgn jarum jahit *tusuk semua ujung2 jari kaki,* lalu pencet masing2 dikeluarkan 1 tetes darah. Biasanya orangnya langsung siuman.

三, 不管哮喘還是急性喉炎等,發現病人出不來氣,憋得臉紅脖子粗,趕緊用縫衣針刺破鼻尖,擠出兩滴黑血即愈。
*📍3. Bengek atau asma, sulit napas sampai menderita sekali.* Segera *tusuk ujung hidung dgn jarum jahit,* pencet keluar 2 tetes darah hitam, langsung sembuh.

四, 抽羊角風(癜癇)後,取出縫衣針刺破人中穴擠出一滴血馬上即愈,(人中穴在鼻唇溝的中間)c。 
*📍4. Ayanan (kejang2),* tusuk dgn jarum jahit (jarum lain boleh ?), *tusuk pada titik Ren Chung (pertengahan dlm parit antara hidung & bibir atas)*, segera sembuh.

以上四法均無任何危險請放心操作,都在10秒內有效

*👍ke 4 jurus di atas tidak ada bahayanya, Jgn takut, semuanya berkhasiat dalam 10 detik.☕☕☕*

轉發一次,也許救人無數!
*👉Forward sekali, mungkin BISA MENOLONG banyak orang..!!🙏🙏🙏*

Senin, 11 Maret 2019

Lembaga Survei Australia Rilis Hasil Prediksi Pilpres 2019

Lembaga Survei Australia Rilis Hasil Prediksi Pilpres 2019

jawa pos

Mar 8, 2019 10:00 AM

MENJELANG Pilpres 2019, tak hanya lembaga survei dalam negeri saja yang mencoba memprediksi hasil pilpres Indonesia. Ternyata lembaga survei asal Australia, Roy Morgan juga turut serta dalam memprediksi siapa yang akan memenangkan kontes demokrasi tersebut. Roy Morgan memprediksi bahwa Capres 01 Joko – Widodo yang berpasangan dengan KH Ma’ruf Amin akan memenangkan Pemilihan Umum (Pemilu) pada 17 April 2019. Hasil survei yang dilakukan pada Januari lalu menyebutkan Jokowi meraih 58% suara.

            CEO Roy Morgan, Michele Levine, mengatakan suara untuk Jokowi unggul 16% dibandingkan Prabowo yang meraih 42%. “Hasil survei menunjukkan warga Indonesia akan kembali memilih Jokowi sebagai Presiden Republik Indonesia. Dukungan untuk Jokowi naik 5% dibanding Pemilu 2014, sedangkan Prabowo turun 5%,” katanya dari situs resemi Roy Morgan.

            Levine mengatakan dukungan besar pada Jokowi tidak mengagetkan, hal ini dikarenakan Indonesia merupakan negara anggota G20 kedua termaju setelah Tiongkok. Ia menambahkan, kemampuan pemerintahan Indonesia dalam menghadapi masalah ekonomi selama lima tahun terakhir menjadi alasan terpilihnya kembali Jokowi. Indonesia menjadi satu – satunya wakil negara ASEAN yang tergabung dalam forum G20. Dilihat dari keberhasilan – keberhasilan atau success story Indonesia dalam mengatasi masalah perekonomian mulai dari mengatasi krisis ekonomi di Asia pada akhir 1990-an.

            Pada dasarnya, peran Indonesia dalam G20 adalah selain untuk menjaga pertumbuhan domestik tetap tinggi dan stabil, tidak lain juga untuk memajukan kepentingan negara berkembang dan menjaga terciptanya perekonomian global yang inklusif dan berkelanjutan, selain itu juga untuk mewujudkan balanced growth bagi negara maju – berkembang.

            Selain itu, pihaknya juga mengatakan, Joko Widodo mendapatkan dukungan terkuat di wilayah perkotaan di luar Jakarta, termasuk Jawa Tengah, Jawa Timur, bagian utara Sumatra dan Sulawesi. “Jokowi juga mendapatkan banyak dukungan dari perempuan dengan 60% perempuan memilih Jokowi dan 39 % mendukung Prabowo,” ujarnya.

            Jika ditelisik lebih jauh, Roy Morgan juga mengidentifikasi sebaran pemilih kedua paslon di sejumlah provinsi besar. Dalam temuannya, Jokowi perkasa pada provinsi Jawa Tengah dan Yogyakarta dengan 74,5 %, sedangkan Prabowo – Sandi hanya sebesar 25,5%.

            Selain provinsi, perolehan suara Jokowi – Ma’ruf yang paling mencolok juga terlihat pada provinsi Jawa Timur dan Bali dengan 73% dan Prabowo – Sandiaga dengan 27%. Selanjutnya pada beberapa bagian di provinsi Sulawesi, Jokowi juga unggul dengan perolehan suara sebesar 69% berbanding 31 % melawan rivalnya.

            Tidak hanya itu, Jokowi – Ma’ruf juga mendapatkan dukungan kuat di provinsi Sumatra Utara yakni 62,5%, sedangkan Prabowo hanya memperoleh sekitar 37,5%. Di Pulau Sulawesi, Jokowi mendapatkan 69% dan Prabowo – Sandiaga mendapatkan 37,5%.

            Kemudian Jokowi – Ma’ruf juga unggul pada provinsi Kalimantan dengan keunggulan sedikit di atas penantangnya yakni 54% dan Prabowo – Sandi hanya sebesar 46%. Sementara itu, paslon nomor urut 02 unggul hanya pada provinsi Jawa Barat dan DKI Jakarta serta Sumatera Selatan.

            “Dukungan Prabowo terkonsentrasi di Provinsi asalnya, Jawa Barat dan Jakarta. Prabowo memimpin 57% dan Jokowi 43%. Sedangkan Sumatera Selatan, Prabowo 54,5% dan Jokowi 45,5%,” pungkasnya.

            Levine menambahkan pada Pemilu tahun ini, Indonesia untuk kali pertama menyelenggarakan Pilpres dan Pileg serentak. Koalisi Indonesia Kerja (KIK) yang mendukung Jokowi juga akan meraih suara lebih banyak, yakni 52,3%, dibandingkan koalisi Indonesia Adil Makmur (KIAM) yang mendukung Prabowo dan meraih 40,5%

            Survei ini diadakan pada Januari 2019 dengan melibatkan 1.039 pemilih. Lembaga ini juga melakukan wawancara tatap muka di 17 Provinsi demi menunjang keseimbangan survei. Namun, Roy Morgan tak mencantumkan teknik pengambilan sampel, margin of error dan tingkat kepercayaan surveinya.

            Sementara itu, Juru Bicara TKN Jokowi – Ma’ruf, Ace Hasan Syadzily mengatakan pihaknya tak ingin terlena dengan hasil survei Roy Morgan itu.

            “Terus terang saja kita menargetkan 70%, angka yang ada di Morgan sebesar 59% jadi masih ada 12% yang harus kita genjot dan tentu itu sangat mungkin, kenapa? Karena undecided voters-nya juga masih ada,” tutur Ace.

            Ace tak menampuk kesulitan dalam meningkatkan elektabilitas Jokowi di daerah – daerah yang jaraknya tipis dengan Prabowo seperti Jawa Barat, DKI dan Banten. Salah satu masalahnya adalah hoax. Hasil riset ini tentu bisa menjadi pelecut optimisme bagi kubu paslon nomor urut 01, setidaknya riset tersebut bisa menjadi data bagi Tim Kampanye Nasional untuk merumuskan/melaksanakan berbagai strategi untuk memenangkan kontes demokrasi.

            Dalam survei tersebut setidaknya menggambarkan seberapa luas pemilih mengenal kandidat. Informasi tentang pendapat, aspirasi dan harapan warga negara juga mutlak bagi karir politik dari calon pemimpin .

            Survei pemilih seperti ini tentu bisa menjadi langkah awal, para tim sukses mengambil tindakan yang benar, yang didukung oleh publik. Survei adalah sumber informasi berharga untuk mengetahui bagaimana keinginan publik. Dengan data yang benar itu, nantinya bisa dirancang kampanye yang baik. (*)

*) Penulis adalah Pengamat Masalah Sosial Politik

(bx/wid/yes/JPR)