Makin Tragis, PKS Bakal Tinggalkan Gerindra dan Prabowo
pojok satu
Apr 16, 2018 7:41 PM

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera
POJOKSATU.id, JAKARTA – Nasib Gerindra dan Prabowo Subianto bisa jadi berakhir tragis di tahun politik ini. Sebab, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sangat mungkin batal berkoalisi.
Hal itu dipastikan terjadi, jika partai berlambang kepala burung Garuda itu tak memilih satu dari sembilan kader PKS untuk jadi cawapres Prabowo.
Tak tanggung-tanggung, pernyataan itu dibuat Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera di komplek gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (16/4/2018).
Kepada awak media, Mardani menegaskan penarikan dukungan tersebut.
“Bisa ditafsirkan demikian (menarik dukungan dari Prabowo),” tegas Mardani.
Karena itu, pihaknya mendesak Prabowo untuk segera menetapkan cawapres dari salah satu nama kader PKS yang sudah disodorkan.
Secara etika politik, katanya, wajar PKS meminta kadernya mendampingi mantan menantu Preiden Soeharto itu sebagai bagian langkah bersama memenuhi syarat pencapresan.
“Semuanya sharing tiket, karena itu setiap partai punya hak mengajukan calon kadernya baik sebagai capres atau cawapres,” ujar Mardani.
Sebelumnya, Ketua Tim Pemenangan Pemilihan Presiden 2018 Partai Gerindra, Sandiaga Salahuddin Uno mengisyaratkan pendamping Prabowo bisa saja bukan berasal dari PKS.
Sebab, katanya, saat ini pihaknya juga mengincar sejumlah nama lain di luar kader PKS.
“Kita juga menampung lebih dari sembilan nama tersebut, ada beberapa nama-nama lain yang juga masuk radar,” ungkapnya, Minggu (15/4/2018).
Sayangnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta itu tak merinci identitas nama-nama dimaksud.
Hanya saja ia menyebut, penentuan cawapres ketua umumnya itu ditentukan berdasarkan aspirasi rakyat.
“Intinya sekarang bukan saatnya fokus kesitu (cawapres), tapi pada apa yang diinginkan masyarakat,” tegasnya.
Terkait sosok cawapres dari kader PKS, Sandi menyebut partainya sangat menghormati apa yang diinginkan PKS itu.
“Ya, kami akan tampung itu,” kata Sandi.
Bukan hanya dari PKS. Wakil Gubernur DKI Jakarta itu juga menyatakan pihaknya masih terus menyaring sosok tepat pendamping mantan suami Titiek Soeharto itu.
“Sahabat kita di PKS juga sedang menampung aspirasi masyarakat,” klaim Sandi.
Untuk diketahui, sembilan nama sodoran PKS untuk jadi pendamping Prabowo itu terdiri dari sejumlah tokoh nasional.
Diantaranya, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid dan mantan Presiden PKS Anis Matta.
Lalu, ada nama Gubernur Sumatra Barat Irwan Prayitno dan Presiden PKS Sohibul Iman.
Tak ketinggalan, Ketua Majelis Syura PKS Salin Segaf Al-Jusfri, mantan menkominfo Tifatul Sembiring, Muzammil Yusuf, dan Mardani Ali Sera.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar