*_SANG WAKTU_*
Saudaraku,
Waktu bukanlah keabadian, memang rumit ujung jeda dan pintunya selalu menyisakan misteri...
Akan tetapi, setiap jejaknya tidaklah sia-sia. Seperti samudera bermula dari setetes air...
Setiap perbuatan memberi harapan untuk masa depan...
Lukisan masa depan adalah pilihan kita menggoreskan warna pada lembaran kanvas
untuk melukiskan pelangi kehidupan...
Manusia itu diibaratkan seperti Sebuah BUKU...
Cover depan = tanggal lahir
Cover belakang = tanggal kematian...
Tiap lembarnya, adalah tiap hari dalam hidup kita dan apa yang kita lakukan...
Ada buku yang tebal, ada buku yang tipis. Ada buku yang menarik dibaca, ada yang sama sekali tidak menarik...
Sekali tertulis, tidak akan pernah bisa di-edit lagi.
Tapi hebatnya, seburuk apapun halaman sebelumnya, selalu tersedia halaman selanjutnya yang putih bersih, baru dan tiada cacat...
Sama dengan hidup kita, seburuk apapun kemarin, Allah selalu menyediakan hari yang baru untuk kita...
Kita selalu diberi kesempatan baru untuk melakukan sesuatu yang benar dalam hidup kita setiap harinya...
Kita selalu bisa memperbaiki kesalahan kita dan melanjutkan alur cerita ke depannya sampai saat usia berakhir, yang sudah ditetapkan oleh-NYA...
Terima kasih Ya Allah... untuk hari yang baru ini...
Syukuri hari ini... dan isilah halaman buku kehidupanmu dgn hal-hal yang baik semata...
Dan, jangan pernah lupa, untuk selalu bertanya kepada Allah, tentang apa yg harus ditulis tiap harinya...
Supaya pada saat halaman terakhir buku kehidupan kita selesai, kita dapati diri ini sebagai pribadi yg berkenan kepada-Nya...
Dan buku kehidupan itu layak untuk dijadikan teladan bagi anak-anak kita dan siapapun setelah kita nanti...
Selamat menulis di buku kehidupanmu. Menulislah dengan tinta cinta dan kasih sayang, serta pena kebijaksanaan...
Kita berdoa dan berharap agar Allah selalu menyertai setiap langkah kita. Karena DIA tidak pernah menjanjikan bahwa langit itu selalu biru, bunga selalu mekar, dan mentari selalu bersinar...
Tapi ketahuilah bahwa DIA selalu memberi pelangi di setiap badai, senyum di setiap air mata, berkah di setiap cobaan dan jawaban di setiap doa.
Kita telah menulis di atas lembaran 2018...
Harapan selajutnya pada halaman-halaman di tahun yang Baru 2019 nanti berisi sesuatu yang selalu lebih baik...
Ya Allah ajarilah kami menghitung hari-hari yang kami lewati, agar kami beroleh hati yang bijaksana...
Selamat tinggal 2018 dan Selamat Datang Tahun Baru 2019...
Semoga Allah mengaruniakan akal Budi yg baik kepada kita, sehingga kita tetap senantiasa dalam ketaatan kepadaNya dalam mengisi lembaran kehidupan kita...
Aamin.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar