NOTE : Awal nya info Rahasia, tapi dah gak tahan agar Rakyat Indonesia supaya mengerti dan faham...
_Selamat malam para senior Alumni Trisakti yang saya banggakan. Perkenalkan nama saya Dili Wisnu Syaukat (saya lulusan STP Trisakti jurusan Perhotelan angkatan 96)._
*Kalo boleh sharing, saya mau sedikit bercerita ttg pengalaman saya ngobrol dengan para sesepuh TNI di NKRI ini.*
Tahun 2012 yl, saya didatangi oleh 2 orang dari Gardu Prabowo ke rumah saya utk menjadi salah satu Pengurus Pusat Gardu Prabowo yg bermarkas di Jl. Kendal Jakarta Pusat. Lalu saya tanya “mas tahu dari mana rumah saya?” Katanya saya sudah di jadikan “target” utk menjadi relawan Prabowo utk pilpres 2014 yl, bahkan saya sampai dibuatkan kartu anggota yg tinggal dikasih foto saya dan sdh di ttd oleh Prabowo langsung dan mendatangi markas Gardu Prabowo tsb utk cross check kebenaran ttg Gardu Prabowo. Singkat cerita, saya bertanya, minta restu, minta izin dan minta ridho utk bergabung di Gardu Prabowo dari ayah saya yg notabene seorang sesepuh TNI AD di NKRI ini dan menjadi orang kepercayaan pak Harto (ex mertua Prabowo). Ayah saya berkata “Nak, kamu minta restu, ijin dan ridho dari Bapak utk menjadi Pengurus Pusat Gardu Prabowo ?” Dengan santun tapi tegas ayah saya berkata “Bapak TIDAK merestui, mengijinkan dan meridhoi kamu menjadi Pengurus Pusat Gardu Prabowo!” Saya tanya knp Pak ? Ayah saya menjawab dgn kalimat bersayap “Bapak secara politik militer berseberangan dgn Prabowo”
Lalu saya bertanya, “berseberangan seperti apa Pak ?”
Ayah saya menjawab “Kalo Bapak ceritakan, kamu tidak akan mengerti dan intinya Prabowo itu sukanya bertindak dulu baru berpikir. Ini sangat membahayakan Negara kalo ada prajurit TNI seperti itu apalagi kalo sampai dapat posisi menjadi Komandan Pasukan Elite (Kopassus dan Kostrad)!!!” (Sambil ngeloyor meninggalkan saya diruang keluarga dirumahnya). Dan semenjak itu saya semakin yakin bahwa Prabowo bukan orang yang amanah.
Saya melihat dikasus Ratna Sarumpaet kemarin bagaimana seorang Prabowo bisa dgn mudahnya di “bohongi” oleh RS, tanpa berpikir dulu bertindak kemudian.
Dalam bbrp tahun sejak perbincangan dengan ayah saya tsb di thn 2012 saya bertanya2 “apa gerangan yang membuat ayah saya sampai begitu bicaranya ttg Prabowo ???”
Akhirnya 5 tahun kemudian saya bertemu dengan seorang sesepuh TNI AU berpangkat bintang 2 Purnawirawan yg merupakan orang dekat Jendral TNI (Purn) LB. Moerdani, yang mengatakan “saya tahu persis dari A-Z siapa itu Prabowo!”. Nah dalam pertemuan ini beliau banyak cerita ttg siapa itu Prabowo, salah satunya adalah bagaimana Prabowo menjadi seorang prajurit TNI (bagaimana dulu keluarga ayahnya dikejar oleh Bung Karno mulai ke Malaysia sampai ke Austria), dan bagaimana ayahnya dipanggil kembali oleh Pak Harto utk menjadi menteri di kabinet pertamanya sebagai menteri perdagangan dan perindustrian serta hasil psiko test-nya ketika akan masuk Akmil thn 70 adalah _berkepribadian ganda dan psikopat_ !. Dan sama persis spt ayah saya bilang yaitu, bertindak dulu baru berpikir. Dan bagaimana seorang Kapten Inf. Kopassus (Prabowo) memfitnah seorang bintang 3 TNI AD (yg saat itu beliau sebagai Asintel Menhankam/Pangab) akan melakukan kudeta kpd mertuanya dgn berbicara kepada Komandannya sendiri di Satuan-81 Anti Teror Kopassus yaitu Mayor Inf. LB Panjaitan. Sampai komandannya tsb mengatakan bhw info A1 Prabowo dinyatakan tidak benar dan tidak tepat.
Dan seorang LB. Moerdani ketika tahu berita itu hanya tersenyum saja (krn menurutnya yg waras ngalah krn Prabowo itu menantunya Pak Harto, bukan menjilat/takut kepada Pak Harto tapi Pak Harto org yg sangat dia hormati dan segani di NKRI ini). Sebenernya kalo mau di “habisi” seorang Prabowo akan dengan mudahnya utk seorang Guru Besar Intelijen Indonesia (LB. Moerdani).
Lalu 2 minggu yl saya bertemu dengan sesepuh TNI AD juga, yg sudah berusia 82 tahun (teman 1 angkatan ayah saya dan alm. Jenderal TNI (Purn) Edi Sudrajat dan mantan Wakil Ketua MPR dari Fraksi ABRI era Orde Baru) di RSPAD saat menjenguk ayah saya yang sedang dirawat di ICU.
Sambil mengantar ke parkiran dan menunggu pemgemudinya jemput dilobby, saya bertanya kepadanya; “Om, Presiden kita tetap dua periode atau ganti dgn yg baru ?” Beliau berkata dengan gerak gerik yg sopan, santun dan tegas; “ya kalo ada yg lebih baik dan benar dari yg skrg silahkan saja. Tapi masa yg skrg diganti dengan orang yg tidak baik dan tidak benar ? Mau jadi apa negara dan bangsa ini ??? Lalu saya menjawab; “jadi kita sama dong om, masih pengen Jokowi menjadi RI 1”? Lalu beliau berkata; “Kamu Jokowi ya nak ? Saya bilang 1000% iya om ! Lalu kita Hi-Five (tos). Nah setelah itu beliau melanjutkan pembicaraannya dengan mengatakan saya tahu persis dari A-Z siapa itu Prabowo (kok jawabannya sama dengan Jendral Purnawirawan TNI AU diatas ya ? Tidak ada yg kebetulan didunia ini.
Dan akhirnya kendaraan yg menjemputnya datang, dan beliau berkata; “kita nanti lanjut ngobrol lagi ttg Prabowo dan NKRI ini ya nak”.
Nah dari kesimpulan cerita diatas, saya semakin yakin bhw 3 org sesepuh purnawirawan TNI mengatakan demikian, mengatakan sesungguhnya siapa itu Prabowo. Utk itu saya semakin yakin dengan pilihan saya dan memohon kepada Allah SWT agar Pak Jokowi tetap menjadi Presiden RI periode 2019-2024. Insya Allah doa dan permohonan saya ini dikabulkan Allah SWT...
Aamiin Allahumma Aamiin Yaa
Allah 🙏🙏🙏
_Note : masih banyak cerita untold story ttg Prabowo dan Sandiaga Uno_ 🙏👌
Postingan 👆 saya terima dari Sahabat Alumni Trisakti yg sekantor dg saya di Kebayoran Baru.
Mmp. 🙏🙏 bro.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar