*Ulasan dari Alumni ITB*
*ELIT POLITIK BERBOHONG??*
*Semua elite politik yang sekarang ada, adalah bagian dari sistem kekuasaan, yang sehingga Jokowi bisa berprestasi.*
*Setiap rencana kerja Jokowi, telah melewati perdebatan politik di DPR.*
*Semua program Jokowi, soal pembangunan insfrastruktur, :*
*Reformasi* *MIGAS,..*
*Reformasi* *Anggaran,..*
*Reformasi Pajak,..*
*Reformasi Birokrasi,..*
*dan lain* *sebagainya sudah dibahas di DPR.*
*Apakah mudah.?*
*tidak..!*
*Itu terjadi perdebatan panjang.*
*Tentu mereka berdebat, tidak seperti di ILC.*
*Ada protokol yang mengatur.*
*Semua bicara dengan, data dan hukum yang jelas.*
*Kalau sampai, program itu lolos dalam perdebatan dan akhirnya dilaksanakan, maka ia menjadi produk UU yang secara sistem harus didukung.*
*Apakah setelah itu DPR diam saja.? TIdak..!*
*Ada lagi pengawasan DPR, secara berkala terhadap kinerja Pemerintah.*
*UU memberikan kekuasaan DPR untuk itu.*
*Artinya semua partai, termasuk oposan sangat paham, mengapa APBN harus diganjal dengan utang.*
*Tahu benar berapa utang masa lalu, yang dibayar Jokowi dan berapa utang baru, yang dilakukan Jokowi dan untuk apa utang itu.*
*Tahu benar mengapa BUMN harus di restruktur permodalanya.*
*Tahu benar bagaimana, program pembiayaan di luar anggaran ( PINA ) harus dilaksanakan, sebagai solusi keterbatasan APBN, yang sehingga terjadi proyek B2B atau PPP secara meluas.*
*Tahu benar skema subsidi, untuk sektor produksi dan peningkatan anggaran Investasi pendidikan.*
*Semua mereka tahu.*
*Tetapi mengapa.?* *Mereka seenaknya menyampaikan berita, di media massa seakan mereka tidak tahu.?*
*Yang lebih konyolnya lagi, berita itu lebih banyak opini yang menyesatkan.*
*Mengapa.?*
*Contoh mereka teriak di media massa, bahwa utang Indonesia, sudah lampu merah dan akan tergadaikan dengan asing.*
*Bagaimana sampai ini keluar dari elite politik.?*
*Padahal mereka tahu besaran utang itu, diatur dalam UU.*
*Kalau Jokowi melanggar UU, kan bisa jatuh dia.*
*Mereka teriak BUMN di jual.*
*Padahal mereka tahu, bahwa penjualan BUMN, harus izin DPR.*
*Apakah pada era Jokowi, DPR mengizinkan penjualan BUMN.?*
*Tidak ada...!*
*Justru DPR era sebelum Jokowi, yang mengizinkan privatisasi BUMN lewat bursa.*
*Kalaupun sekarang BUMN melepas saham di bursa, itu adalah right issue, dalam rangka aksi korporate bagi BUMN, yang sudah listed dibursa.*
*Kini komposisi saham pemerintah di BUMN diperbesar lewat PMN.*
*Itu semua elite politik, tahu duduk persoalannya.*
*Tetapi mengapa mereka pura-pura bego.?*
*Jawabannya adalah ketika mereka berada didalam sistem, mereka gagal dalam perbedatan dan loby politik dengan team kabinet Jokowi.*
*Mengapa?*
*Maklum karena, sebelumnya mereka terbiasa melakukan konspirasi dengan penguasa, untuk membohongi rakyat lewat program merampok APBN atau corruption mind.*
*Dan ketika team Kabinet Jokowi, menolak konspirasi itu dan focus kepada program berdasarkan amanah UU, mereka kecewa.*
*Benarkah itu.?*
*OK...Kalaulah niat mereka baik dan Jokowi salah, tentu mereka akan berkoar di media massa dengan ide yang hebat dan bukti yang akurat sebagai koreksi terhadap program Jokowi.*
*Bukankah media massa, adalah kekuatan politik nomor empat, yang diakui dalam system Demokrasi.?*
*Tetapi kita tidak mendengar ide hebat, sebagai koreksi kebijakan Jokowi.*
*Yang ada malah, kebohongan tiada henti.*
*Kami dari Group Alumni ITB...*
🇮🇩🆔onesia🙂👍🇮🇩
wajar saja karena yang duduk di DPR mayoritas pendukung pemerintah
BalasHapus