*Senyum Sejenak*
👶```Ada seorang anak Papua berusia 15 tahun, namanya Jacobus. Suatu hari Jacobus berlari lari menemui Pak 👴Asep guru SMP di pedalaman Papua.
👶Jacobus meminta Pak Asep untuk mengobati anjingnya🐕 yang sekarat. Pak Asep tersenyum dan mengiyakan.
Mereka berdua menuju rumah Jacobus.
Melihat anjing tsb sekarat, Pak Asep yang asli orang Jasinga Bogor itu menempelkan telapak tangannya ke jidat anjing dan berkata dlm bahasa Sunda,
"Njing,njing,lamun sia rek modar, gancang modar wae, mun rek hirup,gancang geura cageur ulah ngahesekeun aing".
Jacobus yang tidak bisa bahasa Sunda berpikir Pak Asep berdoa menggunakan bahasa Latin.
Diam2 Jacobus menghafalkan kata2 yg dia kira doa.
Setelah itu Pak Asep langsung pulang.
Beberapa hari kemudian, Jacobus lari2 ke rumah Pak Asep bermaksud melaporkan kalau anjingnya sudah sembuh.
Namun ternyata, Pak Asep sedang sakit. Jacobus terkejut, langsung menuju ke kamar Pak Asep dan menempelkan telapak tangannya ke dahi Pak Asep.
Selanjutnya Jacobus membaca mantra"Njing,njing,lamun sia rek modar, gancang modar wae, mun rek hirup,gancang geura cageur ulah ngahesekeun aing".
😳Pak Asep kaget dan😀 tertawa langsung sembuh.
Semoga tersenyum dan tertawa stelah membaca ini, yg sakit jadi sembuh dan pulih yaaa..
Sebab hati yg gembira adalah obat yg manjur``` senyumlah .
Tidak ada komentar:
Posting Komentar