Jumat, 01 Februari 2019

Sama Begonya

Prabowo ingin belajar dari Jokowi bagaimana caranya memilih menteri yang pintar. Maka dia datang ke istana.

Lalu dia nanya ke Pak Jokowi, "Bagaimana caranya memilih menteri yang pintar, Pak Jokowi?"

Gampang jawab Jokowi, “Kita test saja kecerdasannya.”

Dan Jokowi pun memanggil menterinya, Susi..!

Jokowi mengajukan satu pertanyaan yang harus dijawab Susi dengan cepat dan tepat.

“Bu Susi, misalkan orangtuamu punya anak tiga orang. Siapakah gerangan anak yang bukan kakakmu, dan bukan pula adikmu ?”

Susi menjawab tangkas, “Ya itu saya sendiri.”

Jokowi bertepuk tangan, “Angka 10 untuk ibu Susi. Sebab itu dia kupilih!”.

Prabowo sangat terkesan kepada cara memilih gaya Jokowi ini.

Dia pulang ke kantornya dan segera mau menguji Fadli Zon.

“Bro Fadli,’’ kata Prabowo.

“Saya ingin menguji sampeyan. Ada satu pertanyaan yang harus sampeyan jawab: misalkan orang tua sampeyan punya anak tiga orang. Siapakah gerangan anak yang bukan kakak sampeyan, dan bukan pula adik sampeyan?”

Ternyata Fadli tidak segera bisa menjawab. Tapi dia punya akal dan minta permisi sebentar ke luar ruangan, dimana disitu Fahri Hamzah sedang menunggu.

“Coba, Bro Fahri,” katanya kepada sobatnya ini. “Misalkan orang tua situ punya anak tiga. Siapa gerangan anak yang bukan kakaknya situ dan bukan pula adiknya situ?”

Fahri Hamzah berpikir sepuluh menit, lalu menjawab: “Itu saya, Bro.”

Fadli senang, dan masuk kembali ke ruang Prabowo. Dia langsung maju. “Jadi tadi petunjuknya ...eh, pertanyaannya bagaimana, Pak Bowo ?”

Prabowo dengan sabar mengulangi, “Orang tua sampeyan punya anak tiga orang. Siapakah anak yang bukan kakak sampeyan dan bukan adik sampeyan ?”

Fadli kali ini menjawab tangkas: “Ya, Fahri Hamzah, Pak!”.

Prabowo ketawa geli. “Bro Fadli ini gimana!? Jawaban yang benar itu: Bu Susi !!!”
.** Selamat dahar siang sadayana .....awas joq ngantèk ke" selek " he he he 😆😆😆☝☝☝

Tidak ada komentar:

Posting Komentar