Sabtu, 30 Juni 2018

Guru Dipecat Tak Pilih Jagoan Gerindra-PKS, Ridwan Kamil Membalas Telak

Guru Dipecat Tak Pilih Jagoan Gerindra-PKS, Ridwan Kamil Membalas Telak

pojok satu

Jun 30, 2018 9:23 AM

Ridwan Kamil saat berkunjung ke Kabupaten Cianjur beberapa waktu lalu. Foto: Guruh/Pojoksatu.id

POJOKSATU.id, JAKARTA – Kabar guru SDIT Darul Maza Kota Bekasi, Robiatul Adawiyah yang dipecat karena tak mau memilih jagoan Gerindra dan PKS di Pilgub Jabar 2018, sampai juga ke Ridwan Kamil.

Calon gubernur yang dipilih oleh guru malang itu pun angkat bicara terkait nasib yang diterima Robiatul Adawiyah sebagai konsekuensi karena memilih pasangan Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum.

Hal itu disampaikannya melalui akun instagram miliknya, Jumat (29/6/2018).

Dalam unggahannya itu, Kang Emil, sapaan akrabnya, memasang foto Robiatul Adawiyah usai didatangi pihak Yayasan SDIT Darul Maza Kota Bekasi.

Ia menyampaikan terimakasihnya yang dutujukan langsung kepada Robiatul Adawiyah.

“Ibu Rabiatul Adawiyah, warga Jati Asih Bekasi, saya menghaturkan terima kasih karena hati nurani dan jari ibu sudah memilih saya kemarin,” tulisnya.

RK juga cukup menyesalkan peristiwa yang menimpa sang guru itu.

“Tanpa diduga Konsekuensinya ternyata ibu diberhentikan oleh sekolah tempat ibu mengajar hanya dengan via WA, hanya karena beda coblosan dengan arahan sekolah,” lanjutnya.

Atas hal yeng menimpanya itu, RK berharap agar sang guru bisa diberikan kesabaran.

“Sabaaar ya bu. Di Setiap cobaan hidup, selalu hadir juga pertolongan Allah. Di setiap kesulitan selalu ada kemudahan,”

SDIT Darul Maza Kota Bekasi akhirnya minta maaf kepada guru yang dipecat karena tak mau pilih jagoan Geridra dan PKS. Foto via Andriyanto Putra Valora

Selin itu, ia juga menyanjung Rabiatul Adawiyah yang disebutnya memberikan suri tauladan karan dengan lapang dada telah memaafkan pihak sekolah.

“Ibu juga orang baik karena sudah memaafkan mereka yang melanggar hak asasi ibu . Ahlak Ibu lah yang akan selalu kami jadikan contoh dan teladan,” lanjut dia.

Sebagai solusinya, ia menawarkan bantuan mencarikan pekerjaan pengganti.

“Insya Allah nanti saya sepenuh hati bantu untuk mencarikan ibu pekerjaan di tempat yang ibu nyaman lahir batin,”

“Hatur nuhun pisan untuk pengorbanannya. Cerita Ibu ini tidak akan pernah saya lupakan. Dan menjadi penyemangat agar saya selalu amanah dan menjaga kepercayaan mereka yang berkorban untuk keyakinannya menitipkan mimpinya kepada saya. Hatur Nuhun,” tutup Ridwan Kamil.

Sebelumnya, akun Andriyanto Putra Valora menceritakan perihal pemecatan istrinya itu.

Dalam postingannya, Andriyanto menyebutkan jika istrinya telah keluar dari arahan pihak yayasan untuk memilih pasangan Sudrajat-Ahmad Syaikhu.

Pihak yayasan juga telah mengarahkan istrinya agar memilih pasangan Nur Supriyanto-Adhy Firdaus Saady untuk Piwalkot Bekasi yang juga diusung Gerindra dan PKS.

“Pilkada hari kemaren, adalah hari yg tidak akan pernah saya lupakan dalam HIDUP, dan saya nyatakan Alhamdulillah tidak salah pilih berada pada poros RINDU dan Pepen +Tri,” tulisnya.

“Kenapa tidak bisa saya lupakan, karena perbedaan pilihan membuat ISTRI saya dipecat secara tidak hormat di SDIT DARUL MAZA Bekasi, hanya dengan cara diberhentikan lewat WA GROUP karena ikut memilih Ridwan Kamil dan UU untuk Jabar 1 beserta Pepen Tri untuk Kota Bekasi yang menurut mereka bersebrangan dengan pilihan mereka, atau visi misi Yayasan Darun najaat Maza,” bebernya.

“Sungguh sebuah penghinaan bagi kami, seorang Guru SDIT diberhentikan karena masalah Beda Pilihan dalam PILKADA,”

“Miris, dunia Pendidikan dicampurtangankan oleh kepentingan POLITIK oleh oknum yg tidak bertanggungjawab,”

“Ya Allah…. Semoga ini jalan terbaik bagi kami, terbebas dari orang2 dzolim, Wassalamu’alaikum,” tutupnya.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar