Prabowo-Amien Rais Temui Habib Rizieq, Komentar Golkar Jleb Banget
suratkabar.id
Jun 2, 2018 7:22 PM

SURATKABAR.ID – Ketua DPP Golkar Ace Hasan Syadzily menepis klaim Partai Gerindra yang menyebut koalisi Joko Widodo (Jokowi) sedang panik.
Kepanikan ini menurut Gerindra karena Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto dan Amien Rais bertemu dengan Habib Rizieq Shihab di Mekah. Menanggapi klaim Gerindra, Ace mengungkit soal Pilpres 2014 dan kemenangan Jokowi.
“He-he-he…, siapa yang panik? Biasa saja lagi. Kata kita sudah tahu, sejak Pilpres 2014, Amien Rais-Prabowo plus Habib Rizieq ada dalam satu dukungan. Hasilnya? Kita kan sudah tahu,” tutur Ace, Satu (2/6/2018), dikutip dari detik.com.
Ace melanjutkan, pertermuan Prabowo-Amien dengan Habib Rizieq tak akan mempengaruhi koalisinya. Ia pun meminta Gerindra tak mendramatisasi pertemuan tersebut.
“Bagi Partai Golkar, menyikapi pertemuan itu tidak ada yang luar biasa. Tidak perlu didramatisasi. Kita kan sudah tahu jalan pikiran politik masing-masing,” tutur Ace.
Menurutnya, Gerindra lebih baik fokus pada Pilpres dan segera menetapkan siapa yang bakal maju melawan Jokowi di Pilpres 2019.
“Silakan mereka berembuk. Cari di antara mereka mana yang terbaik untuk menjadi kompetitor Pak Jokowi. Apakah Pak Prabowo yang mau jadi capres? Atau Habib Rizieq? Atau siapa? Lalu cari tiket partai politik yang mendukungnya sesuai UU Pemilu. Sederhana saja. Tak perlu didramatisasi. Biasa saja,” tegasnya.
Dia pun menyarankan agar Prabowo, Amien, beserta rombongan fokus untun ibadah umrah dan mendoakan Indonesia.
“Lebih baik berfokus umrah. Berdoa di Tanah Suci kepada Allah untuk kemajuan bangsa Indonesia, agar tidak bubar tahun 2030, walaupun kami sangat yakin Indonesia akan menjadi negara maju pada tahun itu karena fondasinya telah diletakkan saat ini di bawah kepemimpinan Pak Jokowi,” lanjut Ace.
Dikabarkan sebelumnya, umrah Prabowo dan rombongannya kali ini disebut sebagai umrah politik karena terdapat sejumlah tokoh politik yang juga ikut serta. Namun, Badan Komunikasi DPP Gerindra Andre Rosiade membantah anggapan tersebut.
“Jadi intinya bukan umrah politik, umrahnya dalam rangka bulan suci Ramadan. Yang menjadi ramai ini diperkarakan karena mungkin karena tokoh-tokoh PKS ada, PAN ada, Gerindra ada, ditambah juga teman-teman Alumni PA 212 kan umrah juga bertemu Habib mungkin melaporkan hasil rekomendasi di rakornas mereka,” tegasnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar