Rabu, 11 April 2018

Prabowo Putuskan Nyapres, Ini Prediksi Peta Koalisi Pilpres 2019

Prabowo Putuskan Nyapres, Ini Prediksi Peta Koalisi Pilpres 2019
Rakhmatulloh
Rabu, 11 April 2018 - 15:36 WIB
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. Foto/SINDOnews
halaman ke-1 dari 3
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Terkait
PKS Senang Prabowo Subianto Nyatakan Siap Jadi Capres
Gerindra Sebut Koalisi Prabowo Ingin Ulang Kesuksesan di Pilgub DKI
Prabowo Putuskan Nyapres, Pengamat: Peta Politik Bisa Saja Berubah
Cak Imin Kaget Prabowo Subianto Nyapres
Hadiri Pembukaan Rakornas Gerindra, Anies: Memang Tadi Saya Diusung...
Di Hadapan Ulama, Rommy Jelaskan Alasan PPP Dukung Jokowi
PAN Nilai Zulkifli Hasan Cocok Dampingi Prabowo
Topik Terkait :
 pemilu 2019  pilpres 2019
Berita Lainnya
Konflik Fahri Hamzah Vs Elite PKS Untungkan Parpol Lain
PKS Senang Prabowo Subianto Nyatakan Siap Jadi Capres
Pemerintah Tetapkan BPIH 2018, Ini Rinciannya
Gerindra Sebut Koalisi Prabowo Ingin Ulang Kesuksesan di Pilgub DKI
PKS Diminta Belajar dari Golkar Cara Kelola Konflik Internal
berita lainnya
Rekomendasi
Trump: Bersiaplah Rusia, Rudal akan Datang di Suriah!
International
Jet-jet Tempur AS Cs Berseliweran, Assad Dirumorkan Kabur ke Iran
International
Rusia Merespons Seketika jika Pasukannya di Suriah Diserang AS
International
Penalti Ronaldo Rusak Mimpi Juventus
Soccer
Ronaldo Tertawakan Aksi Protes Pemain Juventus Soal Penalti
Soccer
Drama Kartu Merah dan Wajah Ketakutan Wasit Dibentak Buffon
Soccer
Selain Minati MMA, Mayweather Jr Ingin Tarungkan Tank vs Hi-Tech
Sports
Home
Nasional
Metronews
Daerah
Ekonomi Bisnis
International Sports
Soccer
Autotekno
Lifestyle
Photo
Video
Copyright © 2018 SINDOnews.com, All Rights Reserved
newsread/ rendering in 0.0449 seconds (47) JAKARTA - Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto akhirnya memutuskan maju menjadi bakal calon presiden (capres) 2019.
Keputusan itu diambil setelah mendengarkan desakan dan masukan dari kader Gerindra dalam Rapat Koordinasi nasional yang digelar di kediaman Prabowo, di Hambalang, Jawa Barat.
Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno memprediksi, majunya Prabowo dalam pesta demokrasi lima tahunan itu akan mengulang kembali atau rematch seperti Pemilu 2014.
Menurut Adi, Pilpres 2019 diprediksi akan mempertemukan Jokowi dan Prabowo kembali. Sementara wacana poros ketiga hanya wacana yang mengisi ruang dunia maya.

"Pembelahan pemilih sepertinya akan semakin keras karena ada 'luka lama' yang belum sepenuhnya terobati," kata Adi saat dihubungi
SINDOnews, Rabu (11/4/2018). (Baca juga:
Adi menilai, majunya Prabowo makin terang membuka peta koalisi partai. Sejauh ini, Prabowo sepertinya harus legowo jika hanya diusung sekutu abadinya, PKS. Sebab, dua parpol yang belum bersikap, yakni Demokrat dan PAN, kecenderungannya ingin berlabuh ke Jokowi, bukan ke Prabowo. Sementara PKB sudah memutuskan mendukung kembali calon incumbent.
Di sisi lain, jika melihat peta politik yang ada, rivalitas Jokowi dan Prabowo cukup jomplang. Mulai dari segi elektabilitas, dukungan partai, hingga jejaring politik Prabowo dianggapnya kalah jauh dari Jokowi.
Meski begitu, kata Adi, politik tak melulu hanya soal yang tampak di permukaan seperti dukungan partai dan elektabilitas. Menurut dia, politik menyangkut sejauh mana penetrasi kandidat meyakinkan rakyat secara langsung.
"Karena dalam pilpres, partai hanya alat administrasi untuk menggugurkan PT 20%. Sementara veto player adalah rakyat secara langsung," katanya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar