Sabtu, 14 Oktober 2017

kita lebih sibuk dengan karier,

Ada seorang pemuda yang berdiri sebagai seorang hukuman karena kejahatan yang dilakukannya.
Ayahnya adalah seorang penegak hukum yang terkenal.

Sebelum sidang dimulai, sang hakim bertanya kepada pemuda tersebut, _*"Apakah engkau ingat pada ayahmu yang sudah engkau permalukan dengan kelakuanmu ?"*_

Pemuda itu menjawab, _*"Ya, saya sangat mengingat dia.... Dulu ketika saya datang kepadanya untuk meminta nasihat karena saya butuh teman,..... ia mengangkat kepalanya sejenak dari buku hukum yang dibacanya dan ia berkata kepada saya,.. "Pergi sana! Papa sedang sibuk! ..Papa kini selesai membaca buku tersebut dan ia menjadi ahli hukum yang terkenal tetapi saya berada di sini sebagai orang hukuman."*_

Seringkali *kita lebih sibuk dengan karier, pekerjaan dan keberhasilan di dalam sesuatu yang kita kejar, namun kita melupakan hal yang sangat penting yang juga memerlukan perhatian kita yaitu keluarga*.

Betapa *menyedihkan* kalau kita berhasil mendidik dan mengajarkan  kepada orang lain terapi *tidak pada keluarga dan anak-anak kita*.

Betapa *menyedihkan* jika kita *berhasil di dalam usaha kita tetapi rumah tangga yang berisi hanya sedikit orang malah hancur tak terurus.*

_Berikanlah waktu dan perhatian untuk anak-anak anda, kelak anda akan bangga karena *anda tidak hanya berhasil di dalam pelayanan dan karier, tetapi juga anda berhasil melayani keluarga anda sendiri*_.

Semoga bermanfaat...

Selamat pagi...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar