RMasuknya agama Islam di Indonesia itu prosesnya sangat halus dan sabar, tanpa itu mustahil ajaran atau paham, keyakinan yg sudah tertanam dalam-dalam di masyarakat akan menerimanya.
Makanya para Wali memasukkan unsur agama sedikit demi sedikit di acara hiburan masyarakat, seperti Wayang Kulit, dll... Memasukkan paham yg berbeda dan masuk akal yg tanpa disadari oleh pemirsa... Shg makin lama makin banyak informasi yg terserap oleh sebagian masyarakat.
Agama yg dianut oleh masyarakat pribumi di Indonesia saat itu adalah paham Hindu dan Budha. Sehingga saat masuknya Islam pun harus masuk sebagai paham yg tidak terlalu kentara, namun pasti pergerakannya.. Sehingga lama kelamaan campur antara Islam, hindu dan adat istiadat. Maka lahirlah kepercayaan, yg kita kenal sebagai aliran kejawen... Banyak tradisi Islam yg tercampur dgn itu, contohnya, tahlil, peringatan 7 hari, 40 harinya, setahun, mendak dst...dan banyak lagi tradisi Islam yg bernuansa kejawen, atau Hindu.. Tak bisa menyalahkan mereka... Karena makin kesini agama Islam makin kuat ajarannya.. Sehingga banyak tercipta kelompok-kelompok dari Islam sendiri, ada NU, Muhammadiah, Persis dll..
Islam semakin kesini semakin berkembang sangat pesat. Sehingga masyarakat Indonesia mayoritas beragama Islam. Masyarakat dalam mempelajari dan mengamalkan ajaran agama Islam dari Al Qur'an dan hadist ada yg rendah, sedang, serius dan sangat serius...
Orang yg serius dan yg sangat serius menyerap banyak ilmu agama dan bermaksud memberi tahu ajaran agama Islam yg sebenarnya kepada orang lain, yaitu orang Islam itu seharusnya begini dan begitu.. Maka ada beberapa istilah yg ngetop belakangan ini, salah satu contohnya adalah bid'ah.
Segala sesuatu ada prosesnya, ada sejarahnya. Terbentuknya apapun itu ya spt itu, tidak ujug-ujug jadi. Tidak serta merta terbentuk. Kadangkala kita lupa sejarah, atau tidak tahu sejarah, karena kita blm lahir, atau saat ini baru mempelajari sejarah, sehingga tidak kumplit dalam memahami suatu peristiwa.. Makin mempelajari ilmu, makin banyak yg kita tidak tahu.. Makin mempelajari peristiwa, semestinya kita semakin memperluas wawasan, informasi dari manapun kita pelajari, agar tidak salah dalam mengambil kesimpulan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar