Minggu, 22 April 2018

Terlalu Ember, SBY Suruh Tutup Mulut, Roy Suryo Membalas

Terlalu Ember, SBY Suruh Tutup Mulut, Roy Suryo Membalas

pojok satu

Apr 22, 2018 1:22 PM

Roy Suryo

POJOKSATU.id, JAKARTA – Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Roy Suryo ‘disemprot’ langsung oleh Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Hal itu tertuang dalam pesan elektornik yang dikirim Ketua Umum Partai Demokrat itu agar Roy Suryo tak banyak bicara kepada media massa.

Dikonfirmasi, Roy pun membenarkan perihal pesan yang didapat dari SBY itu.

Pesan tersebut, kata Roy, didapatnya melalui aplikasi Whatssapp ajudan SBY pukul 14.38 WIB dan 15.02 WIB.

Saat itu, Roy langsung membalas ‘siap pesan diterima dengan baik dan dilaksanakan. Terimakasih’.

Sikap menerima langshng tersebut, jelas politisi asal Yogyakarta itu, bentuk kepatusan terhadap ketum dan dilakukannya sepenuh hati.

“Memang demikianlah yang seharusnya terjadi, tanpa perlu saya tanyakan lagi kepada beliau mengapa hal tersebut dilakukan, apa alasannya, dan sebagainya,” jelas Roy dalam pesan singkat, Minggu (22/4/2018).

Dia menganggap, pesan SBY itu sebagai sikap ‘ngemong’ (pembinaan) yang sangat baik selaku ketum partai terhadap semua kadernya.

Karena itu, ia pun tak segan menyampaikan terimakasih.

Namun, yang justru menarik, lanjut dia, pesan WA tersebut sebenarnya hanya terkirim kepada tiga nama dalam tujuan: Roy, Sekjend Demokrat Hinca Pandjaitan dan Kadivisi Komunikasi Publik Imelda Sari.

Sehingga secara teknis, tidak mungkin bocor kepada pihak-pihak lain, kecuali tiga nama tersebut.

Bahkan, lanjutnya, sejak sekitar pukul 16.45 WIB sampai sekarang, dirinya banyak telepon dari awak media.

Menurut sumbernya, ada pihak yang sengaja membocorkan pesan bersifat internal tersebut dan dikirim ke WA group awak mediia.

“Sehingga beredarlah pesan internal Demokrat ke media dan membuat HP, WA bahkan SMS saya tidak berhenti menerima pesan dan call,”

“Meski saya bertahan awalnya untuk tidak menjawab apapun, selain hanya mengirim emoticon ‘senyum’,” tutur Roy.

Roy kembali menekankan, atas arahan yang diberikan SBY itu ia ucapkan terimakasih dan mengapresiasi sebagai sebuah bentuk komunikasi yang baik secara internal dan tidak perlu dipertanyakan apa masalahnya.

“Karena memang sudah sesuai fatsun partai,”

Namun, sambungnya, pembocor internal di Partai Demokrat ini yang berbahaya, karena sebuat pesan internal dari pak SBY saja bisa bocor kemana-mana.

“Nahkan sampai WA group wartawan,” terang dia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar