Resmi Cerai, Ini 5 Kelakuan Jahat Veronica Selingkuhi Ahok. Nama Samaran hingga Percakapan Intim
tribun news
Apr 5, 2018 6:33 AM

Veronica Tan dan Ahok
SRIPOKU.COM - Kisah cinta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dan Veronica Tan kini resmi tutup buku.
Keduanya menyelesaikan lembaran akhir kisah keduanya dengan putusan cerai Pengadilan Negerti Jakarta Utara.
Gugatan Ahok dikabulkan hakim juga termasuk hak asuh untuk kedua anaknya.
Ahok kini mungkin saja merasa lega berhasil melampaui semua ujian hidupnya satu persatu.
Dipenjara, dan dikhianati oleh istri.
"Mengabulkan gugatan penggugat secara keseluruhan. Menyatakan perkawinan antara penggugat dan tergugat berdasarkan kutipan akta perkawinan Nomor 3279/I/1997 tertanggal 17 Desember 1997 putus karena perceraian dengan segala akibat hukumnya," ujar Hakim Ketua Sutadji membacakan putusan tanda resmi keduanya tak lagi suami istri.
Namun ternyata, mengulik kisah perselingkuhan istrinya yang terungkap di pengadilan. Ada 5 kesedihan yang dialami Ahok betul-betul mengoyak hatinya.
1. Percakapan Intim Veronica dan Julianto

ahok (ist/Tribunews Bogor)
Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara membeberkan jika hubungan Veronica Tan dengan Julianto Ito masuk dalam kategori istimewa.
Hal tersebut menurut hakim sesuai bukti P6 hingga P13 berupa print out percakapan antara Veronica Tan dengan seorang pria bernama Julianto Tio alias Ahwa.
"Materi percakapan tersebut dengan Julianto Tio dapat dinilai adalah hubungan yang daket dan bahkan cenderung melebihi hubungan pertemanan biasa, dapat pula disebut istimewa, bahkan bisa disebut asmara dapat pula disebut pacaran," ujar Hakim Ketua Sutaji saat membacakan pertimbangan keputusan.
Majelis hakim pun membeberkan jika Ahok telah mempertahankan rumah tangganya dengan Veroniica Tan.
Hal tersebut dibuktikan dengan meminta pendeta sebagai mediator.
Namun sangat disayangkan pesan pendeta tersebut tidak di jalankan Veronica Tan untuk menghindari Julianto Tio.
"Namum tergugat tetap menjalin hubungan dan tidak mau menjauhi Julianto Tio alias Ahwa," ujar Sutaji.
Majelis Hakim menyataka jika perselingkuhan Vero dan Ahwa telah terbukti dengan adanya percakapan WhatsApp yang dilampirkan penggugat.
"Bahwa benar menurut hukum telah terjadi perselingkungan antara tergugat dengan Julianto Tio alias Ahwa," ujar Sujati.
2. Gigi patah jadi awal kecurigaan Ahok terhadap Veronica

ahok1 ()
Majelis Hakim mengungkapkan jika keretakan rumah tangga Ahok terjadi sejak 2010.
Saat itu Ahok mulai merasa ada yang tidak beres dalam pernikahannya karena mulai adanya perubahan dalam sikap Veronica Tan.
"Perubahan sikap tersebut adalah ketika anak yang bernama Nicolas sakit penggugat meminta tergugat tidak pergi, namun pada malam hari tetap beraikeras diam-diam pergi ke paduan suara di Pluit," ucap Hakim Ketua Sutaji saat membacakan pertimbanggannya.
Fakta perselingkuhan mulai terkuak, ada nama pria berinisial TJ yang disebut-sebut sebagai kekasih gelap Vero.
Hal tersebut mulai terungkap ketika Ahok pulang cepat karena saat itu gigi Ahok patah.
Ahok pun kaget karena Veronica tidak ada di rumah tanpa memberi tahunya.
Ketika ditanya melalui WhatsApp, Veronica hanya menjawab sedang pergi bersama perempuan yang juga dikenal Ahok.
"Ternyata setelah ditelusuri Vero tidak pergi dengan teman perempuan tetapi dengan orang yang belakangan diketahui pergi bersama Good Friend sebagai Julian Tio," ujar Sutaji.
Sebelumnya juga disebut-sebut telah berulang kali menjalin komunikasi dengan Julian Tio.
Namun, karena tidak memiliki bukti Ahok hanya sebatas menegur.
"Ketika menayakan hal tersebut tergugat selalu beralasan, padahal itu untuk menutupi hubungan dengan pihak ketiga," ujar Sutaji.
3. Veronica selalu ancam Ahok

Veronica Tan (Kolase Sriwijaya Post)
Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara mengungkapkan alasan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menggugat cerai Veronica Tan.
Hakim anggota, Taufan Mandala mengatakan keretakan rumah tangga Ahok mulai disarakan ketika mengetahui Veronica pergi ke Singapura bersama Julianto Tio meski berbeda jadwal penerbangan.
Bermaksud ingin menayakan maksud kepergiannya ke Singapura, Ahok malah diancam Veronica.
"Ketika penggugat menanyakan, tergugat salalu mengancam akan mencaraikan penggugat," ujar Taufan saat membacakan pertimbangan perceraian Ahok.
Hal itu menjadi membuat Ahok yakin untuk mengakhiri pernikahannya dengan Veronica.
4. Nama Samaran Medan Elang

Ahok (IST)
Bukti-bukti perselingkuhan Vero dengan Julianto diajukan saat gugatan masih diperiksa di persidangan.
Ada rekaman percakapan Vero-Julianto, juga bukti screenshot percakapan WhatsApp antara Vero dan Julianto.
"Untuk mengelabui banyak orang dalam kontak dan nomor handphone dari good friend-nya disebut tanpa nama dan akhirnya ditulis nama Medan Elang saja," kata hakim.
Hakim juga menyebut Vero kerap berkomunikasi dengan Julianto Tio menggunakan bahasa Hokkian agar tidak bisa dimengerti Ahok.
"Mereka berkomunikasi dengan bahasa Hokkian yang tidak dimengerti penggugat. Ketika penggugat menanyakan itu kepada tergugat, seperti biasa tergugat meyakinkan penggugat dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya. Pada saat itu tergugat berjanji tidak akan berhubungan lagi dengan Julianto Tio," jelas Hakim.
Upaya Ahok menyelamatkan rumah tangga sudah dilakukan. Ahok pernah menemui Julianto di salah satu rumah sakit di Jakarta pada Agustus 2016.
Dalam pertemuan itu, Ahok--seperti diterangkan pengacaranya, Fifi Lety Indra-- memohon ke Julianto agar tidak mengusik kehidupan rumah tangganya. Foto pertemuan ini juga diajukan sebagai bukti persidangan.
5. Anak Sakit Veronica Ngotot Temui Good Friend

AHOK2 ()
Ketika masih banyak yang tak percaya, kabar retaknya keluarga mantan Gubernur DKI Jakarta ini ternyata bermula dari tahun 2010.
Dikutip Sripo dari surat Gugatan Cerai dan Hak Asuh Anak yang diposting akun Lamber Turah.
Dilembar kedua ternyata menceritakan bagaimana awal mula kecurigaan Ahok terjadi.
Saat itu anaknya Nicholas Sean tengah sakit, namun sayangnya sang istri masih ngotot untuk pergi karena ada acara gereja.
"Sejak saat itu, PENGGUGAT merasa ada yang tidak beres dalam perkawinan PENGGUGAT dan TERGUGAT dan kemungkinan besar ada pihak ketiga. Namun karena PENGGUGAT belum mempunyai bukti appaun sehingga PENGGUGAT hanya menegur TERGUGAT saja dan setiap kali PENGGUGAT menanyakan hal tersebut. TERGUGAT selalu berasalan keguiatan gereja untuk menutupi hubungannya dengan pihak ketiga," seperti tertulis dalam surat tersebut.
Karena itu, Ahok akhirnya sulit untuk percaya kepada istrinya apalagi tidak ada perubahan sikap dari Veronica.
Ahok juga ternyata telah berupaya mempertahankan pernikahan mereka.
Bahkan ia juga sudah bermediasi dengan pendeta agar rumah tangganya kembali rukun, tapi sayangnya ia tetap tak kuasa.
"Bahwa PENGGUGAT telah melakukan segala macam upaya maksimal untuk merukunkan kembali rumah tangga yang telah retak tersebut dan hanya meminta satu hal agar TERGUGAT berhenti berhubungan dengan laki-laki good friend-nya tersebut. Sampai akhirnya PENGGUGAT sudah mencoba untuk rukun kembali dengan menggunakan mediator (pendeta) akan tetapi usaha dimaksud tidak pernah berhasil, sebab dari TERGUGAT sendiri tidak ada daya upaya untuk hidup ruku dalam rumah tangga. Padahal, selain anak-anak pun juga telah meminta agar TERGUGAT berhenti berhubungan dengan lak-laki good friend-nya dalam kondisi PENGGUGAT yang saat ini sedang berada dalam tahahan di MAKO BERIMOB tentu hal yang paling dibutuhkan oleh PENGGUGAT adalah dukungan moril dari TERGUGAT selaku istri sah dari PENGGUGAT," tulis surat tersebut.
(Sripoku.com/Candra)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar