Kamis, 26 April 2018

Amien Rais Sebut Elektabilitas Jokowi terus Menurun, Balasan Golkar Menyakitkan

Amien Rais Sebut Elektabilitas Jokowi terus Menurun, Balasan Golkar Menyakitkan

suratkabar.id

Apr 26, 2018 10:23 AM

SURATKABAR.ID – Politikus Senior Amien Rais dalam sebuah acara tasyakuran satu tahun Ustadzah Peduli Negeri di Balai Kota Jakarta, Selasa (24/4/2018) kemarin, berulang kali menyinggung soal politik.

Salah satunya adalah soal elektabilitas Presiden Joko Widodo (Jokowi). Menurutnya, dari hari ke hari elektabilitas Jokowi semakin menurun.

“Ini elektabilitasnya going down and down,” kata Amien seraya menunjuk foto Jokowi, dilansir kompas.com.

Selain itu, Amien juga menjelaskan bahwa Jokowi akan sulit untuk menang lagi di Pilpres 2019 jika elektabilitasnya di bawah 50 persen.

“Kalau di bawah 50 persen itu untuk menang kembali itu seperti mission impossible,” lanjutnya.

Menanggapi pernyataan Amien, Sekjen Partai Golkar Lodewijk Freidrich Paulus mengatakan, masih banyak pihak yang hanya melihat sisi negatif Jokowi selama menjabat sebagai Presiden RI.

“Ya ini kan politik ya. Jadi hal-hal yang mungkin ada survei yang di satu sisi Pak Jokowi rendah, mungkin juga yang lain tinggi. Biasanya dalam konteks kompetisi politik ini dia tidak ingin mengeksploitasi yang positif, justru mengeksploitasi yang negatif,” tutur Lodewijk di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (25/4/2018).

Menurut Lodewijk, selama menjabat, Jokowi memang belum sepenuhnya menyelesaikan berbagai program yang ditujukan untuk kehidupan rakyat Indonesia.

“Yang namanya kehidupan berbangsa dan bernegara membawa negara yang besar ini tentunya kan sudah disampaikan, belum seluruhnya target pemerintah itu tercapai ya dalam katakan 4 tahun terkahir, belum tercapai,” tegasnya.

Meski begitu, Lodewijk menyebut bahwa apa yang dilakukan Jokowi dalam menjalankan pemerintahan sudah bagus dan patut diapresiasi. Selain itu, pemerintah juga sudah mengakui bahwa programnya belum sepenuhnya tercapai.

“Nah kalau yang belum tercapai itu yang dieksploitasi, seperti itu lah jadinya. Kan Pemerintah mengakui belum semuanya (tercapai),” lanjutnya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar