POLITIK MINGGU, 04 MARET 2018 , 00:28:00 WIB
RMOLSumut. Partai Gerindra dan PDI Perjuangan sangat mungkin berkoalisi di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Sikap Gerindra yang mendukung Saifullah Yusuf-Puti Soekarno yang diusung PDI Perjuangan di Pilgub Jawa Timur jadi contoh.
"Gerindra dengan PDIP ada kemungkinan untuk berkoalisi," kata Wakil Ketua DPP Partai Gerindra Arief Poyuono dalam diskusi bertajuk '2019, Jokowi Dengan Siapa? Di Mata Aktivis' di Jakarta, Sabtu (3/3).
Dia mengatakan Prabowo Subianto yang didorong semua kader Gerindra untuk nyapres sangat menghormati sosok Bung Karno yang menjadi figur ideologis PDIP.
"Tiga bulan yang lalu saya bicara empat mata dengan Pak Prabowo. Disitu beliau mengatakan sangat menghormati keluarga Soekarno," akunya.
Penghormatan Prabowo terhadap Bung Karno itulah yang diwujudkan dengan masuknya Partai Gerindra ke dalam koalisi pengusung Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno, yang juga cucu dari Bung Karno di Pilkada Jatim.
"Jadi sangat terbuka kemungkinan (berkoalisi dengan PDIP di Pilpres 2019)," katanya.
Hal yang membuat Arief yakin peluang koalisi Gerindra dengan PDIP terbuka lantaran pencapresan Jokowi oleh banteng gemuk baru belum ada hitam di atas putih.
"(Jokowi capres PDIP) baru pengumuman, belum ada surat dukungan resmi. Jadi kemungkinan berubah bisa terjadi sebelum penetapan calon presiden," jelas Arief. [rtw/rmol]
Tidak ada komentar:
Posting Komentar