Kamis, 11 Oktober 2018

Gara-gara Alfateka, Ulama Loyalis Prabowo Bela Jokowi

Gara-gara Alfateka, Ulama Loyalis Prabowo Bela Jokowi

pojok satu

Oct 9, 2018 11:38 AM

Presiden Jokowi saat membuka MTQ di Medan

POJOKSATU.id, JAKARTA – Presiden Jokowi diprotes dan diolok-olok warganet lantaran menyebut  Alfatihah dengan sebutan Alfateka.

Alfateka diucapkan Jokowi saat membuka Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXVII tahun 2018 di Gedung Serba Guna, Kota Medan, Sumatra Utara (Sumut), Minggu (7/10/2018) malam.

Video Jokowi menyebut Alfateka pun menyebar di grup WA dan viral di media sosial. Dalam video tersebut, terdengar suara peserta menyoraki Jokowi karena menyebut Alfatihah dengan sebutan Alfateka.

Menyikapi hal itu, ulama loyalis Prabowo Subianto, Habib Haikal Hasan angkat bicara. Ia membela Jokowi dan menyayangkan sikap netizen yang berlebihan hingga mengolok-olok Jokowi.

“Saya Haikal Hasan, sedang dalam perjalanan dari Jeddah menuju Mekkah. Saya lihat di Jakarta sedang viral sebutan Alfatehah dengan Alfateka,” ucap Habib Haikal melalui video yang diposting di akun Facebook Yu Suf, Selasa (9/10/2018).

Habib Haikal Hasan

Menurut Haikal, penyebutan Alfatihah dengan Alfateka itu adalah masalah aksen. Karena itu, Haikal meminta agar penghinaan terhadap Jokowi di media sosial segera dihentikan.

“Bisa gak dihentikan? Saudara, teman-teman, Anda sudah mulai menghina itu namanya. Itu urusan aksen, urusan lidah, gak bisa dipaksain. Dan ada jutaan orang di Pulau Jawa menyebut Alfatihah itu dengan Alfateka,” tambahnya.

Haikal meminta agar warganet menghargai penyebutan Alfatihah dengan Alfateka, seperti yang diucapkan Jokowi saat pembukaan MTQ.

“Hargai dong, masih mau menyebut, orang masih mau berusaha menyebut kebaikan. Ya Allah, saya bilang, benar-benar deh, tolong hentikan. Saya tetap #2019GantiPresiden. Tapi menghina, bukan kami,” tandas Haikal.

Sebelumnya, Presiden Jokowi mengajak semua yang hadir dalam acara MTQ di Sumut untuk bersama-sama membacakan surat Al Fatihah bagi korban bencana alam dan para keluarga yang selamat agar diberi kesabaran dan ketabahan.

“Keluarga yang selamat agar diberi kesabaran dan ketabahan. Ala hadihiniyat Alfateka,” ucap Jokowi.

Alih-alih ikut membacakan Alfatihah, peserta MTQ justru membetulkan ucapan Jokowi yang dianggapnya salah. Para peserta MTQ menyebut bukan Alfateka, tapi Alfatihah.

“Alfatihah, huuu,” teriak peserta MTQ sambil ketawa. “Alfateka katanya,” timpal peserta lain sambil tertawa.

Berikut video Jokowi sebut Alfateka saat membuka MTQ di Medan:

Senin, 08 Oktober 2018

“Langkah Penting Fadli Zon Dicekal, Polisi ‘Seret’ Prabowo Cs”

“Langkah Penting Fadli Zon Dicekal, Polisi ‘Seret’ Prabowo Cs”

pojok satu

Oct 5, 2018 9:36 AM

Prabowo Subianto menyampaikan permintaan maaf karena percaya kepada Ratna Sarumpaet

POJOKSATU.id, JAKARTA – Ketua Komite l DPD Rl Benny Rhamdani mendesak polisi agar melakukan pencekalan terhadap Fadli Zon dan pihak-pihak lainnya yang patut diduga terlibat dalam kejahatan penyebaran kabar hoaks Ratna Sarumpaet.

Hal itu dilakukan, sebagai langkah penting dari sebuah proses hukum guna membuktikan dan membongkar adanya kejahatan berjamaah.

“Jika polisi mampu bertindak cermat dan profesional, maka bukan tidak mungkin, kasus ini juga akan menyeret Prabowo Subianto, Fahri Hamzah, Ferdinand, Hanum Rais, Rachel Maryam, dan juga yang lainnya,” ungkap Benny, Jumat (5/10/2018).

Terlebih, lanjut Benny, ia menduga bahwa kasus tersebut memang sebuah skenario yang sudah direncanakan dan dipersiapkan dengan motif untuk menyerang Pemerintahan yang sah.

“Tindakan mencekal Fadli Zon dan memeriksanya adalah langkah penting untuk sebuah pengusutan atas dugaan Kejahatan Penyebaran Berita Hoax secara berjamaah,” ungkapnya.

Minggu, 07 Oktober 2018

10 Cara Mudah Menjadi Orang yang Karismatik, Berani Terapkan?

10 Cara Mudah Menjadi Orang yang Karismatik, Berani Terapkan?

idn times

Oct 6, 2018 10:24 AM

Butuh sikap khusus lho

instagram/hamishdw

Ada sesuatu tentang orang karismatik. Mereka tampaknya memerintahkan sebuah ruangan tanpa mencoba. Orang tertarik pada energi mereka dan kepribadian mereka yang menarik. Mereka menawan, untuk membuatnya sederhana. Mengapa? Karena kharisma itu menyenangkan.

1. Mengontrol rasa gugup

instagram/adhigunasosiawan

Saat orang karismatik berbicara, kamu melihat mereka sepertinya tidak gugup. Mengelola rasa gugup tidak mudah, tapi ada beberapa tips dasar untuk memastikan kamu tampil dengan percaya diri dan karisma. Misalnya, gunakan alat peraga saat kamu berbicara untuk melepaskan tekanan dari diri sendiri karena harus selalu mengemukakan kata-kata yang tepat. Selain itu, ulangi mantra, kesempatan ini lebih baik.

2. Mendengarkan lebih baik

instagram/hamishdw

Ketika kebanyakan orang memikirkan orang karismatik, mereka memikirkan kemampuan mereka untuk berbicara atau berinteraksi dengan orang lain. Yang mengesankan saya adalah seseorang yang merupakan pendengar. Saya pikir sulit untuk menjadi ahli dalam hal ini, dan dengan dunia yang serba cepat, pendengar yang baik sulit didapat. Jadi bagi saya, orang yang karismatik adalah seseorang yang mendengarkan dengan penuh niat dan membuatmu merasa seolah-olah pikiranmu dihargai.

3. Bicara tentang gairah hidupmu

instagram/hamishdw

Topik yang tepat bisa memberi kekuatan pada suaramu. Bila kamu berpikir ada sesuatu yang membosankan, tingkat energi kamu akan rendah. Bila kamu berbicara tentang gairah - tantangan yang membuat kamu terjaga di malam hari, orang-orang yang kamu sayangi, bagaimana kamu ingin memberi dampak pada dunia lebih baik - energi kamu akan terwujud. Hasrat kaum akan menghilangkan saraf atau ketakutan, berikan keyakinan pada suaramu dan bujuk orang lain untuk mendukungmu.

4. Memberikan lebih, dari yang kita dapatkan

instagram/adhiluhungsosiawan

Orang karismatik meningkatkan dan memperkaya kehidupan orang-orang di sekitar mereka. Bila kamu benar-benar menawarkan untuk membantu orang lain, mereka akan sangat menyukaimu. Kita ditarik jauh dari melayani diri sendiri kepada orang-orang yang melayani orang lain terlebih dahulu sebelum mereka sendiri. Berikan lebih dari yang kamu dapat dan kamu akan berada di jalan untuk menjadi karismatik.

5. Selipkan humor disetiap pembicaraan

instagram/wafda90

Humor, humor, humor. Jika kamu memiliki kepercayaan diri untuk mencoba (dan berhasil) membuat orang lain tertawa, kamu memilikinya di sakumu. Lucu dan karismatik berjalan beriringan sejak awal waktu.

6. Beradaptasi dengan situasi

instagram/mytrip_myadvntr

Kebanyakan orang mengatakan keyakinan memberimu karisma, tapi saya katakan itu adalah kemampuan untuk dapat beradaptasi dengan situasi atau lingkungan tertentu. Bagaimana? Ikuti tren berita dan industri, dan bersedia mengajukan pertanyaan saat kamu tidak mengerti sesuatu. Lebih sering daripada tidak, orang akan dengan senang hati menjelaskan keahlian mereka kepadamu.

7. Ingat nama

instagram/adhigunasosiawan

Mengingat nama seseorang bisa mendapatkan perhatiannya dalam sekejap. Itu membuat mereka merasa penting dan membantumu menjadi lebih disukai. Seperti Dale Carnegie yang terkenal mengatakan, "Nama seseorang adalah suara paling manis di dunia untuk orang itu." Entah dalam situasi bisnis atau situasi pribadi, usahakan untuk mengingat nama orang yang pernah kamu temui.

8. Melakukan semuanya dengan tulus

instagram/adhigunasosiawan

Individu karismatik memancarkan daya tarik pribadi, dan saya telah menemukan bahwa orang karismatik benar-benar tertarik pada orang lain. Kuncinya adalah secara aktif menunjukkan minat dan antusiasme pada orang lain saat kamu terlibat dalam percakapan. Dengarkan baik-baik apa yang harus mereka katakan sebelum mengajukan pertanyaan yang mengundang lebih banyak informasi dan mendalam. Lakukan ini dan kamu akan memberi "faktor kharismamu" dorongan besar.

9. Ajukan lebih banyak pertanyaan

instagram/adhigunasosiawan

Orang suka membicarakan diri mereka sendiri. Karena itu, jika kamu meminta lebih banyak dan secara aktif mendengarkan lebih banyak, kamu akan jauh lebih karismatik. Saya akan merekomendasikan bermain game dalam pikiranmu: Cobalah untuk melihat betapa kecilnya kamu benar-benar dapat berbicara dan berlatih mengajukan pertanyaan ke pertanyaan. Misalnya, "Itu pertanyaan bagus. Mengapa kamu tertarik untuk mengetahui itu? "Juga, kembangkan kosa katamu dengan kata-kata yang lebih bersemangat.

Nah, berani terapkan hal di atas?

Member IDN Times Community ini masih malu-malu menulis tentang dirinya

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Kata DPRD DKI, Dana Pemprov Hanya Bisa Diberikan kepada Lembaga, Bukan Perorangan

Kata DPRD DKI, Dana Pemprov Hanya Bisa Diberikan kepada Lembaga, Bukan Perorangan

tribun news

Oct 6, 2018 2:14 PM

Ratna Sarumpaet (tengah) mengenakan rompi tahanan usai diperiksa di Dirkrimum Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (5/10/2018). Ratna Sarumpaet, tersangka penyebaran berita bohong atau hoax tentang penganiayaan dirinya, menjadi tahanan Polda Metro Jaya hingga 20 hari ke depan. 

DPRD DKI Jakarta angkat bicara terkait dana Rp 70 juta yang dikeluarkan oleh Pemprov, untuk mengongkosi Ratna Sarumpaet menghadiri acara women play wrights international conference 2018 (WPIC) di Santiago, Cile.

Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta Wiliam Yani menyebut Pemprov DKI terkesan terlalu gampang mengeluarkan anggaran tersebut. Wiliam juga menyebut dana pemda hanya bisa dikeluarkan kepada lembaga, bukan kepada perorangan.

"Tidak bisa diberikan perorangan, harus melalui institusi, misalnya instansi kesenian, agama, LSM. Apa istimewanya dia diberikan khusus?" Tutur Wiliam saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (5/10/2018).

Untuk itu, politikus PDI Perjuangan ini meminta Komisi D sesegera mungkin memangil Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) DKI Jakarta untuk memberikan pertanggungjawaban terkait dana Rp 70 juta tersebut.

"Saya minta Komisi D untuk memanggil, Disparbud pertanggungjawabannya seperti apa? Merekomendasikan 70 juta atas dasar apa?" ucapnya.

Wiliam juga heran dengan 'kedekatan' Ratna Sarumpaet dengan Gubenur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Sebab, sebelumnya Ratna Sarumpaetpernah membuat heboh publik saat membentak petugas Dinas Perhubungan (Dishub) DKI, karena mobilnya yang parkir di badan jalan di Taman Tebet, Jakarta Selatan, diderek.

Ratna Sarumpaet kemudian mengaku menelepon Anies Baswedan, sehingga mobilnya diurus oleh salah satu staf Anies Baswedan bernama John. Mobil pun akhirnya dikembalikan.

Terkait kedekatan Ratna Sarumpaet dan Anies BAswedan ini, Wiliam enggan bersepekulasi soal gampangnya Disparbud menggelontarkan dana Rp 70 juta tersebut.

"Itu yang perlu ditanyakan ke Disparbud, apa keputusan mereka memberikan dana ke Ratna Sarumpaet, apa dasarnya? Apa kisimpulannya? Mereka pakai payung hukum apa?" beber Wiliam.

Sebelumnya diberitakan, Ratna Sarumpaetdiamankan oleh pihak berwajib saat hendak berangkat ke Santiago, Cile, untuk menghadiri acara konferensi penulis teater wanita. (Yanuar Nurcholis Majid)

Atas Instruksi Pakde Karwo, Dipastikan Semua Pendukung Soekarwo di Jatim Dukung Jokowi”

Atas Instruksi Pakde Karwo, Dipastikan Semua Pendukung Soekarwo di Jatim Dukung Jokowi”

pojok satu

Oct 7, 2018 7:19 AM

Soekarwo.

POJOKSATU.id, JAKARTA – Ketua DPD partai Demokrat, Soekarwo tampaknya menjadi magnet penentu kemenangan sejumlah calon presiden dan wakil presiden di Pilpres 2019.

Soekarwo yang juga menjabat Gubernur Jawa Timur ini semakin menunjukkan keseriusan dukungannya kepada Pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin di pilpres nanti. Hal itu dibuktikan dengan berdirinya komunitas JoWo singkatan dari Jokowi-Ma’ruf-Pakde KarWo.

“Setelah koordinasi dan Atas instruksi langsung dari Pakde Karwo, kami sepakat memberikan suara kepada Jokowi-Makruf di Pilpres 2019,” kata Martono, koordinator Komunitas Pakde Karwo saat peresmian Roemah JoWo, di Jalan Jawa No 20 Surabaya, seperti dilansir Kantor Berita RMOLJatim, Minggu (7/10).

Selain Martono, dalam kesempatan tersebut juga dihadiri Imam Utomo selaku Ketua Dewan Penasehat Tim Kampanye Daerah Jokowi-Makruf Jatim bersama Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin Ketua TKD Jatim.

Ditambahkan Martono, keputusan Pakde Karwo bersama seluruh komunitasnya mendukung Jokowi-Makruf diawali dengan pertemuan satu bulan lalu.

“Dihadiri oleh koordinator pendukung Pakde Karwo dari 38 kabupaten dan kota di Jatim yang selama ini berjuang bareng sejak Pilgub 2008. Saya pastikan semua pendukung Pakde Karwo di Jatim suaranya sama untuk Pak Jokowi,” tandas guru besar Ubaya ini.

Terkait dengan posisi Pakde Karwo yang juga Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur, di mana Partai Demokrat adalah salah satu pengusung Prabowo-Sandi, Martono mengaku tidak bisa masuk di internal parpol. Karena dukungan dari Pakde Karwo dan seluruh komunitasnya ini adalah sikap pribadi atas masukan dari seluruh elemen pendukungnya di akar rumput.

“Pakde Karwo sekarang kan masih menjabat Gubernur Jatim sampai Februari 2019, setelah itu Komunitas JoWo ini pasti akan diambil alih beliau langsung,” jelas Martono yang selama ini dikenal sebagai sahabat dekat Pakde Karwo ini.


Jumat, 05 Oktober 2018

Parah! Hoax Ratna Sudah Direncanakan Timses Prabowo-Sandiaga

Parah! Hoax Ratna Sudah Direncanakan Timses Prabowo-Sandiaga

warta ekonomi

Oct 5, 2018 5:45 PM

Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Penyebaran berita bohong (hoax) yang dibuat oleh Ratna Sarumpaet bagi PDIPI dinilai telah direncanakan oleh tim pemenangan Prabowo-Sandiaga. Hal itu diungkapkan politikus PDIP, Budiman Sudjatmiko saat menanggapi penangkapan Ratna Sarumpaet oleh tim penyidik Jatanras Direskrimum Polda Metro Jaya.

Budiman mengatakan, dalam kasus penyebaran berita hoaks ini, Ratna tidak sendirian, melainkan ada orang-orang lain di belakangnya yang turut andil merencanakan penyebaran berita bohong.

"Ini bukan kesalahan tapi kehebohan yang diciptakan. Karena memang orang mau dikacaukan dengan kabar palsu. Saya tidak percaya bahwa pelaku tunggal," ujarnya di Jakarta, Jumat (5/10).

Ia menambahkan, orang-orang yang sebelumnya membela Ratna atas kabar bohong penganiayaan di Bandung bukan merupakan korban, seperti Prabowo dan timnya.

"Saya tidak percaya bahwa orang di sekitar Prabowo atau Prabowo sendiri menjadi korban. Ini kan skematis," katanya.

Oleh karena iut, dengan tertangkapnya Ratna Sarumpaet yang hendak berangkat ke Chile di Bandara Soekarno Hatta, menjadi langkah awal untuk membongkar pihak-pihak lain yang ikut terlibat.

"Penangkapan Ratna Sarumpaet tidak boleh menjadi ujung cerita. Tapi justru awal dari semuanya," tegasnya.

Ia berharap, agar kejadian seperti pemilihan Presiden Amerika Serikat beberapa waktu lalu, yang dipenuhi dengan kebohongan tak terjadi di Indonesia. Sehingga masyarakat tak menderita karena tertipu oleh oknum-oknum tertentu.

"Saya berharap jika terjadi jangan sampai kita terlambat seperti di AS, baru terbongkar dan setelah presiden terpilih," imbuhnya.

Penulis/Editor: Irfan Mualim

Foto: Antara/Hafidz Mubarak A

Prabowo, Korban Yang Disiapkan?

Prabowo, Korban Yang Disiapkan?

Dani Tri Wahyudi - Opini
7 jam yang lalu

Dok. Indopos

Oleh: Tony Rosyid

Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa

Ratna Sarumpaet (RS) lebam wajahnya. Prabowo dapat kiriman foto. Prabowo datang, menjenguk sekaligus klarifikasi. RS buat pernyataan bahwa ia diculik, diseret, dipukulin, lalu dilempar dari mobil di daerah Cimahi Bandung. RS menceritakan detil kronologinya, tempat dan para pelakunya.

Prabowo percaya. Kenapa? RS adalah teman dan selama ini tak punya track record kebohongan. Reputasinya bagus. Sebagai teman dan pimpinan, Prabowo terdorong untuk membela dan melindungi. Jumpa pers dan minta polisi mengusut tuntas kasus RS.

Apakah Prabowo salah? Tidak! Setiap yang waras pasti tidak menyalahkan Prabowo. Karena Prabowo adalah korban. Bukan pelaku. Korban siapa? Korban kebohongan RS? Atau korban sekenario besar yang ingin menghancurkan Prabowo dengan menggunakan RS? Publik curiga.

Kecurigaan publik masuk akal juga. Blamming the victim (menyalahkan korban) biasanya melibatkan sebuah design peristiwa yang terencana. Cermati urutan peristiwanya. Prabowo dapat kiriman foto RS yang wajahnya lebam (1/10). Besoknya Prabowo datang menjenguk dan klarifikasi (2/10).

Dengan sejumlah tokoh, Prabowo mendapat cerita detil tentang kronologi peristiwa penyeretan, pemukulan dan pelemparan RS. Sangat dramatis. Rasa empati sebagai teman dan atasan muncul. Prabowo konferensi pers. Menuntut polisi sebagai pihak yang berwajib menuntaskan kasus SR. Sampai disini, apa yang salah dari Prabowo? Justru salah jika Prabowo diam dan tak peduli.

Selang satu hari (3/10), RS konferensi pers. Mengaku kalau ia bohongin Prabowo dan sejumlah tokoh yang bergabung dalam tim Prabowo. Kabarnya, sebelum konferensi pers, RS mengundang tokoh-tokoh yang ada di kubu Prabowo. Kebetulan mereka tidak pada hadir, kecuali Sambo. Pertimbangannya? Tidak ingin mengkapitalisasi kasus kriminal ini ke urusan politik. Bisa dibayangkan jika Prabowo dan semua tokoh pentingnya hadir, lalu RS mengatakan bahwa ia telah membohongi semua tokoh yang ada di situ. Habis!

Hari dimana RS jumpa pers, temuan polisi lengkap. Semua data-data terkait peristiwa itu sudah nyebar di medsos. Terkait CCTV, 23 rumah sakit, hasil wawancara sejumlah orang, transfer rekening, sampai dokter bedah plastik sudah dipublish. Bahkan sebelum polisi bertemu dan lakukan penyelidikan kepada RS. Kerja gesit polisi perlu diapresiasi. Top! Apalagi jika pola kerja seperti ini berlaku untuk kasus Novel Baswedan, Hermansyah, dan kasus-kasus lainnya. Reputasi polisi pasti naik. Hari itu pula masif meme yang menyerang RS dan Prabowo.

Lalu, Farhat Abbas, salah satu jubir timses Jokowi melaporkan Prabowo beserta sejumlah anggota timnya ke polisi. Totalnya ada 17 orang yang dilaporkan. Surat laporannya LP/B/1237/X/2018/BARESKIM sudah diterima polisi dengan nomor STTL/1007/X/2018/BARESKIM. Tuduhan pidananya menebar berita bohong.

Tidak sampai disitu, hari Rabunya, tanggal 4/10, pasangan Prabowo-Sandi pun dilaporkan ke Bawaslu oleh GNR (Garda Nasional Untuk Rakyat) dengan bukti-bukti yang  lengkap. Tujuannya? Prabowo-Sandi didiskualifikasi sebagai capres dan cawapres. Hanya butuh waktu dua hari untuk membuat Prabowo tersudut. Tak sulit. Publik kemudian bertanya: Ada apa ini?

Dari rangkaian peristiwa itu publik curiga. Seolah ada design besar untuk menjatuhkan, bahkan mendiskualifikasi Prabowo-Sandi sebagai capres dan cawapres.  Satu hari setelah jumpa pers, RS ke Chile (4/10). Hadiri acara The 11 th Women Playright Internasional Conference 2018 tanggal 7-9 Oktober 2018. Pemberangkatan RS ke Chile yang disponsori oleh Pemprov DKI mulai dikait-kaitkan. Jauh sebelum keriuhan terjadi, RS memang kirim proposal ke DKI. Tepatnya tanggal 31 Januari 2018. Tanggal 19 Februari 2018, Gubernur DKI kasih disposisi. Sembilan bulan sebelum kasus RS terjadi. Cukup aneh jika gubernur DKI ikut diseret-seret.

Apakah ada pihak yang sengaja  mengarahkan panah ke Gubernur DKI, Anies Baswedan yang sudah beri'tikaf baik untuk membantu biaya pemberangkatan RS? Tidakkah Gubernur DKI, Anies Baswedan, memang biasa membiayai tiket bagi para seniman jika mereka mendapatkan undangan ke luar negeri? Saat ini Franki Raden (ahli etnomusikologi) diundang pentas di Korea juga dibiayai oleh Pemprov DKI.

Rakyat mulai membaca kemana arah dan sasaran serangan RS. Kasus RS, ternyata tak sederhana yang dipikirkan Prabowo dan rakyat Indonesia. Pendukung tim lawan lalu ada yang bilang: jenderal kok lugu. Mantan komandan kopassus kok bisa dibohongi nenek-nenek. Kalau mudah dibohongi, gimana nanti kalau jadi pemimpin? Prabowo jadi arena bullyan. Lagi-lagi, Blamming the victim. Menyerang korban.

Jika benar ini sekenario yang terencana, maka muncul sejumlah pertanyaan di benak rakyat . Pertama, apakah ada sekenario untuk mendowngrade Prabowo-Sandi? Bahkan mendiskualifikasi pencapresan Prabowo-Sandi? Kedua, adakah kasus RS akan serius menyasar dan menyeret Pemprov DKI? Khususnya Anies Baswedan, Setelah pengakuannya dapat biaya dari Pemprov DKI untuk ke Chile. Apakah ini sengaja untuk membenturkan  Prabowo dengan Anies Baswedan? Ketiga, dolar dibanding rupiah sekarang berapa? Menguat atau menurun? Adakah hubungannya dengan pengalihan isu?

Dibohongi, lalu berani minta maaf ke publik, itu sikap gentle. Dalam konteks ini, Prabowo layak diapresiasi. Itu kerendahan hati seseorang yang seharusnya dimiliki oleh setiap calon pemimpin bangsa. Tapi, jika sikap rendah hati dan kejujuran Prabowo dijadikan momentum untuk terus mendiskriditkannya, bahkan berupaya mendiskualifikasinya, rakyat justru akan semakin berempati. Blamming the victim akan berubah jadi dukungan masif rakyat kepada Prabowo. Ini berpotensi jadi langkah blunder bagi tim Jokowi.

Kasus RS terlanjur masuk ke ranah publik. Proses politik telah terjadi. Peluru telah ditembakkan, bahkan dimuntahkan, secara beruntun kepada Prabowo. Dituduh menebar kebohongan, dilaporkan ke polisi, lalu diupayakan  untuk didiskualifikasi oleh Bawaslu. Prabowo diam dan memilih bertahan dari beragam serangan itu.

Kasus RS dengan semua dinamikanya, biarlah rakyat yang menilai. Siapa pelaku, dan siapa korban. Apakah rakyat akan mendukung pelaku, atau mendukung korban. Persepsi dan sikap rakyat akan jadi penentu masa depan negara ini. Termasuk masa depan mental dan moralitas bangsa ini.

Prabowo seperti sengaja disiapkan untuk menjadi korban. Oleh siapa? Oleh RS atau ada kelompok di belakang RS? Pertanyaan ini sedang berproses mencari jawaban. Satu-satunya jalan yang Prabowo punya adalah bertahan sekuat tenaga dan menyerahkannya kepada rakyat. Hanya rakyat yang punya keputusan untuk masa depan bangsa ini.

Jakarta, 5/10/2018

Kamis, 04 Oktober 2018

Sandiaga Uno Akan Laporkan Ratna Sarumpaet ke Polisi suara

Sandiaga Uno Akan Laporkan Ratna Sarumpaet ke Polisi

suara

Oct 3, 2018 4:08 PM

"Itu pasti kami akan tindak lanjuti. Kami sendiri yang akan melaporkan," pungkasnya.

Sandiaga Uno di Gedung Dompet Dhuafa, Jalan Warung Jati Barat, Jakarta Selatan, Senin (1/10/2018). (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno akan menggelar konferensi pers di Media Center Pemenangan Prabowo-Sandiaga, Jalan Sriwijaya I, Jakarta Selatan, Rabu (3/10/2018).

Hal itu berkaitan dengan adanya berita kebohongan yang telah disebar Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Ratna Sarumpaet. Rencananya, konferensi pers itu digelar pukul 19.00 WIB.

Sandiaga menjelaskan, pihaknya akan bertindak tegas terhadap anggota BPN yang berlaku di luar ketentuan, termasuk menyebarkan hoaks.

"Saya pernah memberikan pernyataan, statement, bahwa anggota badan kami yang melakukan hoaks akan dilaporkan ke polisi. Nanti kami di Sriwijaya akan memberikan pernyataan," kata Sandiaga di Seknas koalisi Prabowo-Sandiaga, Jalan HOS Cokroaminoto, Jakarta Pusat, Rabu (3/10/2018).

Ratna sendiri sudah mengakui bahwa dirinya berbohong dianiaya oleh orang tak dikenal di Bandara Husein Sastranegara, Bandung, Jumat (21/9/2018). Foto muka lebam yang sempat beredar di media sosial kata Ratna sebagai efek dari operasi sedot lemak.

Sebenarnya, Ratna pada tanggal tersebut mulai menjalani operasi sedot lemak di RSK Bina Estetika, Menteng, Jakarta.

Sandiaga kemudian menambahkan setelah mendengar pernyataan Ratna, pihaknya akan melaporkan ke pihak kepolisian.

"Itu pasti kami akan tindak lanjuti. Kami sendiri yang akan melaporkan," pungkasnya

Habib Novel Bakal Kena Perkara Gara-gara Tuding Luhut Dalang Pengeroyokoan Ratna Sarumpaet

Habib Novel Bakal Kena Perkara Gara-gara Tuding Luhut Dalang Pengeroyokoan Ratna Sarumpaet

pojok satu

Oct 4, 2018 4:48 AM

Habib Novel Bamukmin

Juru Bicara Persaudaraan Alumni (PA) 212 Habib Novel Bamukmin sempat menuding menteri berinisial L sebagai dalang di balik kekerasan terhadap Ratna Sarumpaet.

Padahal, Ratna yang juga juru kampanye Prabowo Subianto – Sandiaga S Uno berbohong soal lebam-lebam di wajahnya karena bukan akibat penganiayaan, melainkan bekas operasi plastik.

Polri pun menyarankan kepada pihak-pihak yang telah merasa dirugikan soal hoaks kebohongan Ratna untuk melapor ke polisi.

Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto mengatakan, siapa pun termasuk menteri L bisa melapor ke polisi karena tuduhan Novel yang salah.

“Ya, kira-kira seperti itu (membuat laporan),” kata Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto, Rabu (3/10) malam. Baca juga: Novel Tuduh Menteri jadi Dalang Penganiayaan Ratna Sarumpaet

Menurutnya, dengan adanya laporan maka polisi bisa bertindak dan menjerat pihak yang dianggap sebagai pelaku. Namun, apabila tidak merasa dirugikan dan tidak ada laporan, kata Setyo, Polri tak bisa melakukan pengusutan.

Sebelumnya Novel yang juga anggota Advokat Cinta Tanah Air ( ACTA) menuduh menteri berinisial L sebagai dalang penganiayaan terhadap Ratna Sarumpaet. Aktivis Front Pembela Islam (FPI) yang akrab disapa dengan panggilan Habib Novel itu menyatakan, penganiayaan tersebut dilakukan lantaran Ratna kerap berseberangan dengan pemerintah dan pribadi menteri berinisial L.

“Kami sangat duga kuat L biang kerok atas kegaduhan negara ini,” kata Novel dilansir JPNN.com, Selasa (2/10).


Skandal Hoaks Ratna Sarumpaet, Prabowo Diminta Mundur dari Capres

Skandal Hoaks Ratna Sarumpaet, Prabowo Diminta Mundur dari Capres

suara

Oct 3, 2018 5:14 PM

Farhat menilai skandal hoaks penganiayaan Ratna Sarumpaet berpengaruh negatif terhadap kubu Jokowi Maruf Amin.

Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto bersama Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Djoko Santoso, dan Dewan Penasehat BPN Amien Rais memberikan keterangan pers mengenai penganiayaan anggota BPN Ratna Sarumpaet, di Jalan Kertanegara, Jakarta, Selasa (2/10). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Suara.com - Farhat Abbas, Juru bicara tim sukses Jokowi – Maruf Amin, meminta Calon Presiden nomor urut 2 PrabowoSubianto mundur sebagai kontestan Pilpres 2019, setelah dianggap menjadi bagian dari penyebaran hoaks yang dilakukan Ratna Sarumpaet.

Farhat menyebut Ratna Sarumpaet telah melakukan dosa besar. Hal tersebut disebabkan Ratna yang telah menyebarkan berita bohong bahwa dirinya dianiaya oleh orang misterius di Bandara Husein Sastranegara, Bandung, Jumat (21/9/2018).

Berita bohong tersebut kemudian menyebar ke seluruh pihak termasuk Prabowo. Bahkan, Prabowo sempat menegaskan bakal menghadap Kapolri Tito Karnavian untuk menuntaskan kasus yang dinilai melanggar HAM.

Namun, Rabu (3/10/2018) sore, Ratna Sarumpaet menggelar konferensi pers untuk mengakui kabar penganiayaan dirinya adalah hoaks. Ia juga mengakui mengarang cerita tersebut, setelah wajahnya lebam karena pengaruh operasi sedot lemak.

"Dosa besar ini harus dibayar Pak Prabowo dengan cara mundur menjadi calon Presiden Republik Indonesia karena sikap seperti itu mengadu domba rakyat, fitnah," kata Farhat Abbas  dalam sebuah video yang diunggah dalam akun Instagramnya @farhatabbastv226 pada Rabu (3/10/2018) pukul 16.30 WIB.

Sebelum meminta Prabowo mundur, Farhat sempat berharap capres nomor urut 2 menyampaikan permintaan maaf ke Capres nomor urut 1 Jokowi beserta pendukungnya.

Sebab, Farhat menilai skandal hoaks penganiayaan Ratna Sarumpaet berpengaruh negatif terhadap kubu Jokowi – Maruf Amin.

"Meminta, menutut Pak Prabowo untuk meminta maaf kepada bangsa Indonesia, khususnya kepada Pak Jokowi dan tim kampanye,” tandasnya.

Aksi Coret Prabowo-Sandi dari Pilpres Digelar Hari Ini

Aksi Coret Prabowo-Sandi dari Pilpres Digelar Hari Ini

bidikonline.com

Oct 4, 2018 6:42 AM

Jakarta - Drama penganiayaan Ratna Sarumpaet berbuntut panjang. Garda Nasional Untuk Rakyat (GNR) akan menggelar aksi damai di Kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) pagi ini.

Berdasarkan agenda yang diterima detikcom, Kamis (4/10/2018), aksi damai tersebut digelar untuk menuntut agar Bawaslu mendiskualifikasi pasangan capres-cawapres nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Sebab, keduanya turut menyuarakan kebohongan soal penganiayaan yang dialami Ratna di Bandara Husein Sastranegara, Bandung, Jawa Barat.

"Garda Nasional Untuk Rakyat (GNR) menilai perbuatan Prabowo sangat memalukan. Juga berpotensi memecah belah kerukunan dan persatuan Republik Indonesia karena menebarakan kebencian," kata Sekjen GNR Ucok Khoir dalam keterangan tertulisnya.

Rencananya, aksi digelar di depan kantor Bawaslu di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat. Aksi akan digelar pada pukul 11.00 WIB.

"Ini penting, karena aksi Prabowo sebagai bapak Hoax Indonesia jelas sangat merugikan negara," tulisnya.***)

Breaking News: Ratna Sarumpaet Ditangkap Polisi di Bandara Soetta, Malam Ini

Breaking News: Ratna Sarumpaet Ditangkap Polisi di Bandara Soetta, Malam Ini

tribun news

Oct 4, 2018 9:36 PM

Aktivis perempuan Ratna Sarumpaet ketika mengadakan konferensi pers di kediamannya di Jalan Kampung Melayu Kecil V/24, RT 04, RW 05, Bukitduri Tanjakan, Tebet, Jakarta Selatan pada Rabu (3/10/2018) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, aktivis Ratna Sarumpaet ditangkap.

"Iya, (Ratna Sarumpaet) sudah (ditangkap), nanti silakan ke (direktorat) krimum," ujar Argo ketika dihubungi, Kamis (4/10/2018).

Argo membenarkan informasi yang mengatakan bahwa Ratna ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta, Kamis malam. 

"Iya, iya (ditangkap) di Bandara. Nanti Krimum yang jelaskan," kata dia.

Meski demikian, Argo belum menjelaskan detail mengapa Ratna ditangkap dan mengenai kronologi penangkapannya.

Sebelumnya diberitakan, beberapa waktu belakangan ini masyarakat dihebohkan informasi pengeroyokan Ratna Sarumpaet di sekitar Bandara Husein Sastranegara Bandung pada 21 September.

Ratna mengaku dipukul hingga menyebabkan wajahnya bengkak usai menghadiri sebuah konfrensi internasional. Sejumlah tokoh penting turut menanggapi dan menyampaikan empatinya terhadap kejadian yang diceritakan Ratna.

Rabu, 03 Oktober 2018

Kepada Yth Ibu Ratna Sarumpaet

Ir.  KPH.  Bagas Pujilaksono Widyakanigara,  M. Sc., Lic. Eng.,  Ph. D.
Fakultas Teknik/Sekolah Pascasarjana
Universitas Gadjah Mada
Yogyakarta

Kepada Yth
Ibu Ratna Sarumpaet
Di tempat

Hal: Pengakuan jujur Ibu Ratna Sarumpaet di TV

Dengan hormat,
pertama saya ingin perkenalkan diri saya.  Nama saya Bagas Pujilaksono Widyakanigara.  Saya dosen di Fakuktas Teknik,  Universitas Gadjah Mada, Jogjakarta.  Sejak saya jadi mahasiswa program sarjana di Jurusan Teknik Nuklir,  Fakultas Teknik,  UGM, tahun 1984, saya selalu diajari berperilaku jujur, polos,  lugu dan lugas, tidak basa-basi atau munafik.  Berbohong adalah hal yang tidak pernah bisa ditolerir di dunia akademik.

Saya dari keluarga terhormat,  dari garis ayah saya,  adalah cucunya Brawijaya ke V dari Kebo Kanigara.  Sedangkan raja-raja Mataram yang bertahta saat ini, dari garis adik kandungnya Kebo Kanigara yaitu Kebo Kenongo. 

Namun demikian,  sebagai akademisi yang puluhan tahun hidup di Eropa,  saya tidak terganggu dengan cara orang menyampaikan suatu kebenaran.  Sejauh itu suatu kebenaran,  walau cara yang ditempuh cara preman atau bandit,  saya tetap bisa menangkap substansinya.  Walau,  agama saya yaitu agama Islam mengajarkan niatan baik harus dijalankan dengan cara yang baik pula,  bukan dengan cara kriminal.

Selama ini saya perhatikan sepak terjang ibu Ratna kaitannya dengan kinerja pemerintahan Jokowi. Ibu Ratna selalu mengkritik  Jokowi seolah-olah Jokowi nggak ada benarnya.  Cara berfikir ibu jelas fuzzy alias chaos,  karena tidak ada manusia di dunia ini yang selalu benar dan tidak ada manusia yang selalu salah, adanya bisa benar dan bisa salah.  Contohnya ibu Ratna sendiri yang hari ini di depan publik mengakui kebohongan yang telah ibu lakukan.  Ibu Ratna telah melakukan kebohongan publik dan ini jelas perbuatan kriminal. Meminta maaf tidak cukup,  kasus hikumnya juga harus diberesi.

Namun,  saya hargai keberanian ibu Ratna mengakui semua kebohongan ini di depan publik luas.  Ibu bukan hanya membohongi Prabowo,  Amien Rais,  Rizal Ramli,  dkk namun ibu Ratna telah membohongi bangsa Indonesia.  Jangan lupa,  kebohongan ibu Ratna tidak hanya berhenti sebagai kebohongan,  namun telah berkembang menjadi komuditas politik memfitnah sana dan menfitnah sini termasuk ada ucapan-ucapan yang menyudutkan kelompok Jokowi.  Kalau ibu Ratna mengerti agama Islam dengan benar,  fitnah itu perbuatan keji dan termasuk dosa besar. Bertobatlah bu Ratna,  sebelum ajal menjemput.
Saya bukan pendukung Prabowo.  Saya pendukung Jokowi sejak 2014. Namun,  saya jadi kasihan sama Probowo dengan adanya kasus kebohongan publik bu Ratna.  Saya tahu Prabowo orangnya sangat teguh memegang komitmen Berkampanye Damai di pilpres 2019. Gara-gara perilaku bohong ibu Ratna, Prabowo jadi terbawa-bawa pada permainan politik kotor bu Ratna.

Bu Ratna,  usia ibu sudah 70 tahun: bersyukurlah diberi umur panjang dan pergunakan kesempatan hidup ini untuk berbuat kebaikan,  bukan untuk berbohong dan menebar fitnah keji.  Kalau orang jawa bilang: golek dalan padhang (cari jalan terang menuju keabadian) .  Aja seneng nyikoro liyan (jangan suka memfitnah orang) .  Ngundhuh wohing pakarti (ibu Ratna kelak pasti akan menerima segala perbuatan jahat ibu selama hidup).

Sekali lagi sejarah telah menunjukkan dengan jelas hari ini ibu Ratna telah melakukan kebohongan publik.

Semoga Tuhan Yang Maha Perkasa segera menentukan pilihanNya.  Terimakasih.

Yogyakarta,  2018-10-03
Hormat saya,
(KPH.  Bagas Widyakanigara)

Rekan media dan rekan seperjuangan mohon diviralkan.  Terimakasih.

Kepada Yth Ibu Ratna Sarumpaet

Ir.  KPH.  Bagas Pujilaksono Widyakanigara,  M. Sc., Lic. Eng.,  Ph. D.
Fakultas Teknik/Sekolah Pascasarjana
Universitas Gadjah Mada
Yogyakarta

Kepada Yth
Ibu Ratna Sarumpaet
Di tempat

Hal: Pengakuan jujur Ibu Ratna Sarumpaet di TV

Dengan hormat,
pertama saya ingin perkenalkan diri saya.  Nama saya Bagas Pujilaksono Widyakanigara.  Saya dosen di Fakuktas Teknik,  Universitas Gadjah Mada, Jogjakarta.  Sejak saya jadi mahasiswa program sarjana di Jurusan Teknik Nuklir,  Fakultas Teknik,  UGM, tahun 1984, saya selalu diajari berperilaku jujur, polos,  lugu dan lugas, tidak basa-basi atau munafik.  Berbohong adalah hal yang tidak pernah bisa ditolerir di dunia akademik.

Saya dari keluarga terhormat,  dari garis ayah saya,  adalah cucunya Brawijaya ke V dari Kebo Kanigara.  Sedangkan raja-raja Mataram yang bertahta saat ini, dari garis adik kandungnya Kebo Kanigara yaitu Kebo Kenongo. 

Namun demikian,  sebagai akademisi yang puluhan tahun hidup di Eropa,  saya tidak terganggu dengan cara orang menyampaikan suatu kebenaran.  Sejauh itu suatu kebenaran,  walau cara yang ditempuh cara preman atau bandit,  saya tetap bisa menangkap substansinya.  Walau,  agama saya yaitu agama Islam mengajarkan niatan baik harus dijalankan dengan cara yang baik pula,  bukan dengan cara kriminal.

Selama ini saya perhatikan sepak terjang ibu Ratna kaitannya dengan kinerja pemerintahan Jokowi. Ibu Ratna selalu mengkritik  Jokowi seolah-olah Jokowi nggak ada benarnya.  Cara berfikir ibu jelas fuzzy alias chaos,  karena tidak ada manusia di dunia ini yang selalu benar dan tidak ada manusia yang selalu salah, adanya bisa benar dan bisa salah.  Contohnya ibu Ratna sendiri yang hari ini di depan publik mengakui kebohongan yang telah ibu lakukan.  Ibu Ratna telah melakukan kebohongan publik dan ini jelas perbuatan kriminal. Meminta maaf tidak cukup,  kasus hikumnya juga harus diberesi.

Namun,  saya hargai keberanian ibu Ratna mengakui semua kebohongan ini di depan publik luas.  Ibu bukan hanya membohongi Prabowo,  Amien Rais,  Rizal Ramli,  dkk namun ibu Ratna telah membohongi bangsa Indonesia.  Jangan lupa,  kebohongan ibu Ratna tidak hanya berhenti sebagai kebohongan,  namun telah berkembang menjadi komuditas politik memfitnah sana dan menfitnah sini termasuk ada ucapan-ucapan yang menyudutkan kelompok Jokowi.  Kalau ibu Ratna mengerti agama Islam dengan benar,  fitnah itu perbuatan keji dan termasuk dosa besar. Bertobatlah bu Ratna,  sebelum ajal menjemput.
Saya bukan pendukung Prabowo.  Saya pendukung Jokowi sejak 2014. Namun,  saya jadi kasihan sama Probowo dengan adanya kasus kebohongan publik bu Ratna.  Saya tahu Prabowo orangnya sangat teguh memegang komitmen Berkampanye Damai di pilpres 2019. Gara-gara perilaku bohong ibu Ratna, Prabowo jadi terbawa-bawa pada permainan politik kotor bu Ratna.

Bu Ratna,  usia ibu sudah 70 tahun: bersyukurlah diberi umur panjang dan pergunakan kesempatan hidup ini untuk berbuat kebaikan,  bukan untuk berbohong dan menebar fitnah keji.  Kalau orang jawa bilang: golek dalan padhang (cari jalan terang menuju keabadian) .  Aja seneng nyikoro liyan (jangan suka memfitnah orang) .  Ngundhuh wohing pakarti (ibu Ratna kelak pasti akan menerima segala perbuatan jahat ibu selama hidup).

Sekali lagi sejarah telah menunjukkan dengan jelas hari ini ibu Ratna telah melakukan kebohongan publik.

Semoga Tuhan Yang Maha Perkasa segera menentukan pilihanNya.  Terimakasih.

Yogyakarta,  2018-10-03
Hormat saya,
(KPH.  Bagas Widyakanigara)

Rekan media dan rekan seperjuangan mohon diviralkan.  Terimakasih.

Fahri soal Ratna: Orang 70 Tahun Berdusta Jadi Misteri

Fahri soal Ratna: Orang 70 Tahun Berdusta Jadi Misteri

cnn indonesia

Oct 3, 2018 7:26 PM

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menilai pernyataan Ratna Sarumpaet yang mengakui penganiayaan merupakan sebuah kebohongan mengandung banyak misteri.

"Pertama di wilayah pribadi, tentu ada banyak misteri tentang kenapa orang berumur 70 tahun membiarkan dirinya jatuh ke dalam lembah keterangan dusta dan kesaksian palsu," kata Fahri dalam pesan singkatnya, Rabu (3/10).

Hal itu merujuk pengakuan penganiayaan Ratna yang disampaikan di antaranya kepada calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto, Wakil Ketua DPR Fadli Zon hingga Amien Rais.

Selain itu, menurutnya kasus Ratna ini juga memiliki dimensi politik karena telah menjadi kegaduhan dalam jagat politik di tengah duka bencana.

"Itu akan punya konsekuensi, baik sosial maupun politik tapi yang penting adalah menelisik apakah kelakuan seperti itu cukup dimaafkan atau miliki konsekuensi hukum, terutama kepada Ibu Ratna yang tega berikan keterangan bohong pada orang-orang penting tersebut," ujarnya.

Untuk itu, karena persoalan yang kompleks dan peristiwa serupa tidak terulang di masa depan, Fahri menilai harus ada pertanggungjawaban dari pribadi-pribadi tertentu yang terlibat. Meski, dia tidak menyebutkan siapa saja yang harus bertanggung jawab.

"Karena apapun peristiwa ini telah terjadi dan sebabkan di masyarakat kita muncul kesimpangsiuran bahkan lahirkan kemarahan. Untung kemarahan tertahan, seandainya berlanjut tentu berbahaya sekali," kata dia.

"Sekali lagi ini miliki dimensi hukum yang penting untuk dikaji oleh penegak hukum," katanya.

Sebelumnya, melalui konferensi pers Ratna Sarumpaet mengakui bahwa dia mendatangi rumah sakit khusus bedah pada 21 September 2018 lalu. Dia mengatakan kedatangannya untuk menemui dokter ahli bedah plastik di Jakarta.

"Kedatangan saya ke situ karena kami sepakat dia menyedot lemak pipi kiri," kata Ratna dalam konferensi pers di rumahnya, kawasan Tebet, Jakarta Selatan.

Pernyataan Ratna itu merupakan klarifikasi atas beredarnya informasi yang menyatakan bahwa Ratna mengalami tindak kekerasan di Bandung, Jawa Barat pada 21 September itu.

Mahfud MD Kutuk Rekayasa Kasus Ratna Sarumpaet dan Minta Fadli Zon Tanggung Jawab

Mahfud MD Kutuk Rekayasa Kasus Ratna Sarumpaet dan Minta Fadli Zon Tanggung Jawab

tribun news

Oct 3, 2018 10:23 AM

Ratna Sarumpaet dan Fadli Zon 

KETUA Mahkamah Konstitusi 2008-2013 Prof Mahfud MD mengutuk aktor-aktor politik yang merekayasa peristiwa penganiayaan aktivis Ratna Sarumpaet.

Menurut Mahfud MD, dirinya baru bertemu  dengan dokter ahli bedah yang mengatakan bahwa luka di kanan kiri kelopak mata Ratna Sarumpaet itu aneh.

"Itu kita kutuk, kalau benar tetjadi. Tapi kalau hanya mainan politik ya pemainnya yang kita kutuk. Saya baru ketemu seorang dokter ahli bedah. Katanya, luka di kanan kiri kelopak mata agak aneh krn sama. Kita tunggu saja lerkembangannya," ujar Mahfud MD melalui akun twitternya.

Cuitan Mahfud MD ini untuk menjawab komentar salah satu netizen (warganet) yang mengutuk aksi kekerasan terhadap Ratna Sarumpaet.

Ketika ada netizen lain, yakni @FadhillahAisya3 yang mengatakan dokter itu bkn ahli IT yang bisa mendiagnosa dari gambaran sebuah foto, Mahfud pun langsung memberikan komentar.

"Memang, makanya dokter itu bilang aneh, bukan bilang rekayasa. Sy tetap pd pendirian: jika @RatnaSpaet benar dianiaya sekeji itu, ya, kita kutuk pelakunya dan polisi hrs menangkapnya. Tp kalau itu rekayasa mainan politik ya kita kutuk perekayasanya dan polisi hrs memeriksanya," tulis Mahfud di akun twitternya.

Setelah muncul berbagai informasi di media sosial (medsos) yang mengugatkan dugaan adanya rekayasa terhadap kasus Ratna Sarumpaet, Mahfud kemudian membuat twit lagi.

Kali ini, dia menyoroti twit Wakil Ketua DPR Fadli Zon yang dianggap pertama kali memunculkan informasi bahwa Ratna Sarumpaet dianiaya.

Mahfud MD meminta polisi segera menuntaskan kasus ini dan kemudian menjelaskan kepada publik kejadian yang sebenarnya.

Kepada Fadli Zon, Mahfud MD berharap memberikan pertanggungjawabkan untuk menjelaskan secara jernih duduk persoalan kasus tersebut.

"Kita juga berharap Fadli Zon bertanggungjawab utk mengclearkan kasus ini krn cuitan dialah yg menyiarkan penganiayaan thd Ratna," ujar Mahfud MD  di akun twitternya, Rabu (3/10/2018) sekitar 45 menit lalu.

Menurut Mahfud MD , Fadli Zon adalah orang yang juga tahu keberadaan Ratna Sarumpaet saat ini.

"Dia (Fadli Zon) juga tahu dimana Ratna kini berada. Mumpung Hari Hak utk Tahu belum lewat seminggu dirayakan," ujar Mahfud MD .

Gerainya Dijarah Saat Gempa Palu dan Donggala, Ini Kata Bos Alfamart

Gerainya Dijarah Saat Gempa Palu dan Donggala, Ini Kata Bos Alfamart

jawa pos

Oct 2, 2018 3:01 PM

Warga mengambil bahan makan di gerai-gerai minimarket di Palu, Sulawesi Tengah. (Haritsah Almudatsir/Fajar/JawaPos.com) Share this image

JawaPos.com - Musibah bencana gempa bumi dan Tsunami di Palu, Sulawesi Tengah mengalami krisis pasokan makanan. Hal ini membuat masyarakat yang menjadi korbanmengambil makanan di gerai-gerai minimarket, termasuk anak usaha PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart), PT Midi Utama Indonesia (Alfamidi).

Direktur Utama Alfamart Hans Prawira menyampaikan duka yang mendalam atas kejadian musibah tersebut dan memilih mengevakuasi korban khususnya para pekerja atau karyawan perusahaan yang menjadi korban bencana gempa.

Hans menekankan, tidak ada satupun outlet Alfamart di Palu, yang ada hanyalah sebanyak 41 gerai Alfamidi yang merupakan manajemen terpisah dari induk usaha Alfamart.

"Saya kira dalam kondisi berduka saat ini, fokus kami lebih kepada evakuasi korban dan pemulihan kondisi lapangan supaya bisa secepatnya melayani masyarakat Palu yang sangat membutuhkan kebutuhan sehari-hari. Mengenai hitung-hitungan kerugian dan lain-lain masih dievaluasi dan rasanya kurang tepat kita bicara ini dalam kondisi saat ini," ujarnya kepada JawaPos.com, Selasa (2/10).

Hal senada juga dikatakan oleh Direktur License dan Corporate Affair Sumber Alfaria Trijaya, Solihin. Atas nama Alfamidi, Solihin menjelaskan, pihaknya saat ini tengah berfokus pada evakuasi seluruh karyawan dan pemulangan karyawan yang asalnya berada dari luar Palu.

“Disana ada 41 toko alfamidi. Akibat musibah gempa Kemaren tiga diantaranya toko kami mengalami kerusakan berat artinya rata dengan tanah, hancur. Salah satu toko itu menimpa lima orang karyawan kita yang sedang bekerja yang berhasil dievakuasi dan 5 orang meninggal dunia dalam reruntuhan,” tuturnya.

Proses evakuasi seluruh 500 karyawan di Palu masih terus dilakukan, diantaranya 50 karyawan yang berasal di luar Palu. Solihin mengaku, jaringan komunikasi dan transportasi masih menjadi kendala.

“Keluarga (karyawan) yang kita tempatkan disana yang kita kirim diluar Palu ada sekutar 50 an yang keluarganya minta dipindahkan dulu dari kota Palu. Kita fokus disitu dulu supaya Warga juga sudah lebih tenang,” imbuhnya.

Solihin mengaku, produk gerai Alfamidi yang berada disana sudah habis termasuk District Center atau gudang suplai produk yang diperkirakanan mencapai angka miliaran rupiah. Pihaknya juga belum sepenuhnya menginventarisasi kerugian perusahaan terkait barang-barang yang diambil oleh masyarakat akibat krisis makanan saat terjadinya gempa.

“Ini adalah musibah dan kami juga kena bencana itu kami kena berduka dan prihatin. Satu toko Rp 300 juta minimal. Barang dagangan bukan inventaris diluar komputer AC (pendingin ruangan) dll. Begitu juga dengan persediaan toko kita nilai segitu (miliaran),” ucapnya.

Solihin juga menyebut, saat ini perusahaan juga berfokus pada penyaluran bantuan meskipun terkendala transportasi dan konektivitas.

“Kalau sejak awal saja dengan musibah kita bertekat memberikan bantuan yg didatangkan dari daerah terdekat disana tapi kan masih dalam keadaan yang sulit termasuk transportasi. Kita memberikan termasuk paling cepat hanya saja Kemaren karena terputusnya komunikasi dan sinyal maka cara mengirim bantuan dari luar palu dan transportasi yang terjadi barang-barang juga enggak ada disana, tuturnya.

Selain itu, Solihin juga mengaku, pihaknya juga belum ada koordinasi dengan pemerintah dalam hal penyediaan makanan di gerai-gerai yang membuat masyarakat berbondong-bondong mendatangi gerai perusahaan.

“Saya enggak bisa komentar karena enggak ada koordinasi langsung oleh pemerintah. Seperti yang saya bilang orang berbondong-bondong datang ke gerai kita mengambil barang yang dia mau. Mungkin kalau dikatakan penjarahan kurang pas karena kepepet, koordinasi dengan pemerintah enggak ada. Semua juga sudah terjadi. Kita ingin jadi bagian dengan kondisi yang sama-sama engga bisa diinginkan,” tandasnya.

Ini Alasan Ratna Sarumpaet Bohongi Prabowo Subianto

Ini Alasan Ratna Sarumpaet Bohongi Prabowo Subianto

liputan 6

Oct 3, 2018 4:13 PM

Liputan6.com, Jakarta - Adanya dugaan pengeroyokan Ratna Sarumpaet akhirnya tidak terbukti. Ibunda artis Atiqah Hasiholan itu buka suara terkait wajah lebamnya yang viral di media.

Dalam konferensi pers yang digelar di kediamannya di kawasan Jakarta Timur, Rabu (3/10/2018), Ratna Sarumpaet mengaku tidak dikeroyok, melainkan melakukan operasi.

"Apa yang saya katakan ini, menyanggah adanya penganiayaan" kata Ratna Sarumpaet.

"Tanggal 21 saya mendatangi rumah sakit khusus bedah di dokter Sidik, beliau ahli bedah. Kedatangan saya ke situ karena kami sepakat beliau akan sedot lemak mata kiri saya, beliau dokter ahli," imbuhnya.

Bohongi Prabowo

Prabowo Subianto (Liputan6.com/Johan Tallo)

Yang jadi masalah, Ratna Sarumpaet sudah terlanjur cerita kepada Ketua Umum Gerindra sekaligus calon presiden, Prabowo Subianto. Bahkan Prabowo berjanji akan mengawal kasus dugaan pengeroyokan Ratna Sarumpaet.

Pada akhirnya Ratna Sarumpaet mengaku telah membohongi Prabowo Subianto. Namun ia beralasan tak dapat berkata jujur karena terbawa perasaan.

Minta Maaf

Ratna Sarumpaet (Nurwahyunan/Bintang.com)

"Saya memohon maaf kepada Pak Prabowo Subianto yang kemarin tulus membela kebohongan yang saya buat. Dan saya memohon maaf kepada Pak Amien (Rais), yang dengan sabar mendengar kebohongan saya kemarin," ucapnya.

"Dan saya tak sanggup melihat Pak Prabowo membela saya ketika jumpa pers," ia mengakhiri.

Ratna Sarumpaet Nangis Minta Maaf Bikin Cerita Palsu Dianiaya

Ratna Sarumpaet Nangis Minta Maaf Bikin Cerita Palsu Dianiaya

suara

Oct 3, 2018 3:41 PM

"Saya ingin kita semua saling memaafkan."

Suara.com - Ratna Sarumpaet, aktivis sosial, akhirnya mengakui kisahnya menjadi korban penganiayaan sejumlah orang misterius adalah kebohongan. Ia juga meminta maaf atas hal tersebut.

Dalam konferensi pers di kediamannya, Jalan Kampung Melayu Kecil 5 No 24, Jakarta Selatan, Rabu (3/10/2018), Ratna Sarumpaet mengakui tanggal 21 September 2018 pergi ke Rumah Sakit Khusus Bina Estetika, Menteng, Jakarta.

”Di sana saya menjalani operasi sedot lemak. Setelahnya, wajah saya memang lebam. Ketika pulang ke rumah, saya ditanya anak-anak saya soal wajah itu. Akhirnya saya bilang dianiaya. Hanya main-main. Cerita itu juga untuk konsumsi internal, ternyata sampai ke publik,” jelasnya.

Karenanya, sembari menangis, Ratna Sarumpaet menegaskan kisah tersebut dibuatnya bukan untuk kepentingan politik, melainkan bahan candaan pihak keluarganya.

”Sekali lagi saya meminta maaf, memohon maaf. Saya tidak tahu berkutat di kebodohan ini. Saya merasa melakukan kesalahan. Saya mohon apa pun yang saya sampaikan kali ini, adalah yang berguna buat masyarakat. Saya ingin kita semua saling memaafkan."

Sebelumnya,  Ratna Sarumpaet diklaim sejumlah politikus telah menjadi korban penganiayaan.

Kepala Divisi Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean misalnya, adalah satu dari sedikit orang yang kali pertama mengunggah informasi tersebut.

"Saya belum bisa komentar. Sekarang Ratna sedang dirawat. Sabar," kata Ferdinand saat dihubungi Suara.com, Selasa (2/10/2018)

Sementara politikus Partai Gerindra Habiburohman mengakui juga mendapat informasi mengenai keadaan Ratna dikeroyok.

"Saya mendapat jnformasi yg sama dari Mbak Siane Indriyani pagi tadi. Ini saya belum bisa contack beliau, saya berharap beliau baik-baik saja," kata Habiburohman saat dikonfirmasi Suara.com.

Polisi juga sebelumnya berhasil mengungkap misteri foto Ratna Sarumpaet bonyok yang diklaim karena dianiaya sejumlah orang tak dikenal.

Saat Ratna diklaim dipukuli di Bandara Husein Sastranegara Bandung, Jawa Barat, tanggal 21 September 2018, ternyata dia kala itu berada di Rumah Sakit Khusus Bina Estetika, Menteng, Jakarta.

Fakta tersebut ditemukan berdasarkan penyelidikan polisi, setelah mencuatnya foto wajah Ratna Sarumpaet lebam-lebam di media sosial.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Nico Afinta mengatakan, fakta itu terungkap setelah polisi menilai terdapat kejanggalan dalam foto Ratna Sarumpaet.

"Klaimnya, dia (Ratna) di Bandung tanggal 21 September malam. Tapi fakta yang kami dapat, jam 5 sore, dia masuk ke RS Bina Estetika. Itu data yang kami dapat dari RS, jadi ada perbedaan fakta,” kata Nico di Polda Metro Jaya, Rabu (3/10/2018).

Menurutnya, polisi juga sudah mengecek kabar Ratna berada di Bandung untuk menghadiri konferensi internasional. Namun, bukti yang diterima polisi, Ratna berada di RSK Bina Santika selama 4 hari terhitung sejak 21 hingga 24 September.

"Sudah kami jelaskan, ibu Ratna Sarumpaet masuk (RSK Bina Estetika) pada tanggal 21 September pukul 17.00 WIB dan tinggal di RS tersebut sampai tanggal 24 september dan keluar jam 21.00 WIB," kata dia.

Sungai Lumpur Raksasa di Tengah Kota Palu, Fenomena Apa?

Sungai Lumpur Raksasa di Tengah Kota Palu, Fenomena Apa?

jpnn

Oct 2, 2018 12:33 AM

Selain gempa bumi dan hantaman gelombang tsunami, warga Kota Palu juga dikejutkan peristiwa alam mengerikan yakni tanah tempat mereka berpijak berubah menjadi sungai lumpur raksasa yang menghisap dan menyeret fondasi-fondasi bangunan.

Beberapa video beredar menunjukkan kengerian sungai lumpur tersebut. Kapusdatin dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengkonfirmasi bahwa telah terjadi fenomena pencairan tanah atau soil liquefaction di sebagian wilayah di Palu Selatan dan Tenggara.

Sutopo menyebut, setidaknya ada 4 wilayah yang tanahnya mengalami likuifaksi. Yakni derah sekitar Jalan Dewi Sartika, di beberapa wilayah Kelurahan Petobo, Kecamatan Palu Selatan, Kecamatan Biromaru yang masuk Kabupaten Sigi, serta di Desa Sidera, Sigi.

Kawasan perumahan di sekitar Kelurahan Balaroa bahkan kata Sutopo ambles puluhan sentimeter ke tanah.

Dalam ilmu mekanika tanah, Soil Liquifacition adalah fenomena saat tanah kehilangan kekuatan dan kepadatannya karena saturasi dan kelembapan air yang meningkat. Konturnya berubah menjadi lembut dan bahkan cair hingga berwujud seperti lumpur.

Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Sri Hidayati mengatakan bahwa Likuifaksi merupakan salah satu dari beberapa bahaya dan resiko gempa bumi.

Ada setidaknya 4 bahaya gempa bumi, yang pertama guncangan yang menghancurkan bangunan, kemudian keretakan dan deformasi tanah. ”Lalu ada dua bahaya “ikutan” yakni Tsunami dan longsor atau likuifaksi tanah,” jelas Sri.

Likuifaksi ini ternyata sebelumnya sudah terjadi paska gempa di Nusa Tenggara Barat (NTB) beberapa waktu lalu. Sri mengatakan, tim PVMBG menemukaN fenomena pencairan tanah ini di beberapa desa di Kabupaten Lombok Utara. Desa Tampes, Kecamatan Kayangan, Desa Beraringan, Kecamatan Kayangan dan beberapa desa di Kecamatan Bayan.

Sri menjelaskan, pencairan atau pelulukan tanah terjadi karena kandungan tanah yang tidak cukup solid alias lembut lalu adanya kandungan air. ”Tanah kota Palu sendiri terdiri dari unsur Aluvium, semacam pasir halus. Juga mengandung jenuh air,” jelasnya.

Saat terguncang oleh gempa, kata Sri, kandungan saturasi air yang ada di tanah bagian bawah teraduk-aduk dan membuat tanah semakin lembut dan lembut sehingga kekuatannya untuk menopang bangunan diatasnya semakin berkurang. Sehingga fondasi-fondasi bangunan terlihat seperti tenggelam kedalam lumpur. Bahkan terlihat terseret aliran lumpur tersebut.

Menurut rekam sejarah, Likuifaksi juga terjadi pada gempa dan tsunami jepang tahun 2011 juga terjadi pencairan tanah di sekitar kota Tokyo. (tau)

Selasa, 02 Oktober 2018

Gempa Palu Kondisi Darurat, “Silakan Jarah Minimarket, Pemerintah yang Bayar”

Gempa Palu Kondisi Darurat, “Silakan Jarah Minimarket, Pemerintah yang Bayar”

pojok satu

Sep 30, 2018 5:50 AM

Warga evakuasi mayat korban tsunami

POJOKSATU.id, JAKARTA – Tak adanya bahan makanan sebabkan sebagian warga di Palu yang jadi korban gempa bumi disertai tsunami melakukan penjarahan di beberapa minimarket.

Anehnya, pemerintah memberikan izin kepada para korban untuk melakukan aksi penjarahan ini.

“Kita sudah perintahkan kepada minimarket Alfamart dan Indomaret bisa diambil barang-barangnya,” ujar Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Minggu (30/9).

Keputusan tersebut dilakukan, berdasarkan kondisi di lapngan yakni sulitnya warga meperoleh bahan makanan.

Tjahjo sudah memberikan kontak yang bertanggung jawab kepada manajemen minimarket.

“Kami sudah tinggalkan kartu nama dan kami akan bayar itu semua,” tambah Tajhjo.

Hal senada juga disampaikan Menkopolhukam, Wiranto. Ia mengatakan, keputusan ini diambil setelah terjadi penjarahan di berbagai lokasi setelah gempa mengguncang pada Jumat (28/9).

“Ada satu kebijakan yang boleh ambil, dibayar oleh pemerintah. Jadi seperti itu mendapatkan air minum dan sebagainya,” tambah Wiranto.